Breaking News:

Permintaan Oksigen Meningkat di Tengah Lonjakan Covid-19, Sektor Usaha Ini Kena Imbasnya

Tingginya permintaan tabung oksigen dari rumah sakit membuat hampir seluruh stasiun pengisian oksigen terpaksa menyortir pendistribusian.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Tingginya permintaan tabung oksigen dari rumah sakit membuat hampir seluruh stasiun pengisian oksigen terpaksa menyortir pendistribusian. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TAJURHALANG - Overloadnya pasien positif Covid-19 yang di rawat di rumah sakit membuat semua pihak segera mengambil langkah alternatif dengan cara mencari tabung oksigen guna persiapan darurat melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Tingginya permintaan tabung oksigen dari rumah sakit membuat hampir seluruh stasiun pengisian oksigen terpaksa menyortir pendistribusian.

Sejumlah sektor yang harus mengalah dengan situasi dan kondisi saat ini terkait prioritas penggunaan tabung oksigen yakni sektor industri dan perikanan.

SPV Filling Station, Mandiri Abadi Gasindo, Atriyanto mengaku bahwa sejak angka kasus paparan Covid-19 kembali melonjak pada awal Juni lalu, pihaknya memang telah memprioritaskan distribusi tabung oksigen ke rumah sakit.

"Pengurangan distribusi ke depot disebabkan tingginya permintaan rumah sakit seiring dengan meningkatnya angka kasus paparan virus corona sejak awal Juni 2021 lalu," ujarnya di Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Tingginya permintaan tabung oksigen dari rumah sakit membuat hampir seluruh stasiun pengisian oksigen terpaksa menyortir pendistribusian.
Tingginya permintaan tabung oksigen dari rumah sakit membuat hampir seluruh stasiun pengisian oksigen terpaksa menyortir pendistribusian. (TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne)

Di sisi lain, Atriyanto menyebutkan bahwa tingginya permintaan tabung oksigen dari rumah sakit berimbas pula kepada sektor usaha lain yang juga biasa menggunakan oksigen dalam menjalankan aktifitasnya.

"Sebenarnya dampak dari terbatasnya pasokan oksigen itu terasa juga ke berbagai sektor, yang pertama itu sektor perikanan dan yang kedua sektor industri," bebernya.

"Ya cukup terdampak juga ya, karena kan oksigen itu untuk bibit-bibit ikan mereka, khawatirnya bibit itu tidak kuat bertahan hidup tanpa bantuan oksigen, kemudian kalau untuk ikan yang besar itu biasanya oksigen digunakan untuk pengiriman," sambungnya.

Selain itu, Atriyanto membeberkan, pusat pasar ikan hias di kawasan Parung, Kabupaten Bogor menjadi salah satu sektor usaha yang membutuhkan oksigen.

"Kalau pusat pasar ikan hias di Parung itu bukan langsung ngambil dari sini, tapi depot-depot yang mengirim ke pasar ikan hias itu ngambilnya dari sini," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved