Breaking News:

KKP Bagikan 1 Ton Ikan Beku dan 4.000 Ikan Olahan untuk Warga Terdampak Covid-19 di Kota Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menerima bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Istimewa/Pemkot Bogor
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menerima bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menerima bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kali ini, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP menyalurkan bantuan berupa ikan dan produk olahan ikan untuk warga yang tengah isolasi mandiri (isoman) dan warga terdampak Covid-19.

Bantuan tersebut terdiri dari 1 ton ikan beku, 2.500 kaleng ikan sarden, 500 pack bandeng presto (UKM Bogor), 500 pack bakso tahu ikan Miwiti (UKM Bogor) dan 500 pack ikan krispy Sipetek (UKM Bogor).

Wali Kota Bogor, Bima Arya yang menerima secara simbolis menuturkan, saat ini semuanya berpacu dengan waktu. Di satu sisi Pemkot berjuang untuk mengendalikan Covid-19 mengurangi laju positif. Tetapi, di sisi lain juga harus memikirkan logistik untuk warga.

“Banyak warga yang isoman sekarang yang membutuhkan bantuan dan juga warga yang secara ekonomi betul-betul terpapar, seperti pedagang, buruh harian, pengemudi online dan lain-lain,” katanya di teras Balai Kota Bogor, Jumat (16/7/2021).

Di samping itu, Pemkot masih berproses untuk melakukan alokasi yang diupayakan di refocusing dan bergerak cepat melalui Posko Logistik Darurat PPKM yang dikelola Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya untuk dua segmen sasaran, baik warga yang sedang isoman maupun warga yang membutuhkan karena terdampak pandemi.

“Kami berterima kasih atas bantuannya, karena selain bantuan kebutuhan pokok kita juga membutuhkan bahan makanan yang punya nilai tambahan gizi, karena bukan hanya mengenyangkan tetapi meningkatkan imunitas. Bantuan ini sangat bermanfaat, akan kita salurkan secara cepat kepada target yang betul-betul membutuhkan dan mudah-mudahan ini bukan yang terakhir,” harapnya.

Di tempat yang sama, Dirjen PDSPKP-KKP, Artati Widiarti mengatakan, penyaluran bantuan ini merupakan kehormatan pihaknya bisa membantu dan berpartisipasi menangani Covid-19, sekaligus menggiatkan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang bertujuan untuk meningkatkan imunitas dan membantu masyarakat pengrajin ikan.

“Tadi pak wali sampaikan, saat ini masyarakat butuh asupan makanan bergizi untuk meningkatkan imunitas. Program bantuan yang kami bawa ini sebagian produk UKM dari Kota Bogor. Jadi, kami sekaligus menjaga keberlangsungan perekonomian dari para pengrajin olahan ikan dari Kota Bogor. Ada ikan segar, ada juga produk yang siap makan. Mudah-mudahan nanti bisa langsung terdistribusi dan bermanfaat,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya berharap dengan bantuan ini bisa menjadi stimulus kegiatan peningkatan ekonomi perikanan di Kota Bogor.

Koordinator Posko Logistik PPKM Darurat, Muzakkir menuturkan, ini kedua kali pihaknya menerima bantuan dari KKP. Sebelumnya dari Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) KKP berupa 5 ton ikan kembung.

“5 ton ikan kembung ini mulai tadi pagi sudah didistribusikan kepada seluruh warga isoman yang ada di Kota Bogor melalui data kelurahan masing-masing. Nah, bantuan hari ini kita simpan dulu di cold storage, tapi yang sarden atau ikan yang siap konsumsi akan kita gabung dengan paket sembako, kita akan atur,” ujar Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor ini.

Targetnya penerima bantuan ini kata Muzakkir masih sama dari sebelumnya, yakni warga yang isoman dan warga yang benar-benar terdampak Covid-19.

Turut hadir Direktur Pemasaran KKP Machmud, Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah dan tim Gemarikan KKP.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved