Breaking News:

Viral di Medsos

Nasib Miris Satpol PP yang Aniaya Ibu Hamil, Kemarin Jadi Tersangka, Kini Jabatannya Dicopot Bupati

Diberitakan sebelumnya, penertiban aturan PPKM oleh Satpol PP Kabupaten Gowa menuai kericuhan.

Penulis: khairunnisa | Editor: Vivi Febrianti
kolase Instagram
Tak Cuma Jadi Tersangka, Oknum Satpol PP yang Aniaya Ibu Hamil Dapat Sanksi Berat dari Bupati Gowa 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin pepatah itu yang tepat menggambarkan nasib Satpol pp yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pasangan suami istri di Gowa, Sulawesi Selatan.

Oknum Satpol PP berinisial MH yang diduga telah menganiaya ibu hamil dan suaminya di Gowa kini resmi dicopot dari jabatannya oleh Bupati Gowa.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan melalui laman media sosialnya.

Dalam unggahan terbarunya, Adnan Purichta mengurai tindakan tegas yang ia ambil kala menindak oknum Satpol PP MH yang dengan tega menganiaya seorang wanita dan suaminya.

Sebelum dicopot dari jabatannya, MH terlebih dahulu telah ditetapkan menjadi tersangka.

Dilansir dari TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gowa, MH yang diduga menganiaya seorang ibu hamil saat razia pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Cuma Setor Nyawa, Aksi Remaja Bekasi Ngeprank Malaikat Maut Berakhir Tragis, Polisi Ungkap Fakta Ini

Penetapan sebagai tersangka dilakukan usai gelar perkara di Mapolres Gowa.

"Semalam kami telah tingkatkan kasus ini ketingkat penyidikan dan siang tadi berdasarkan hasil gelar perkara statusnya telah kami tingkat sebagai tersangka" kata Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin P kepada wartawan, Jumat (16/7/2021).

Meski demikian, MH belum menjalani penahanan lantaran masih menunggu proses internal sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN)

"Penahanan harus menunggu proses internal tersangka untuk dinonaktifkan dari jabatannya," kata Tri Goffarudin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved