Breaking News:

Viral di Medsos

Nasib Miris Satpol PP yang Aniaya Ibu Hamil, Kemarin Jadi Tersangka, Kini Jabatannya Dicopot Bupati

Diberitakan sebelumnya, penertiban aturan PPKM oleh Satpol PP Kabupaten Gowa menuai kericuhan.

Penulis: khairunnisa | Editor: Vivi Febrianti
kolase Instagram
Tak Cuma Jadi Tersangka, Oknum Satpol PP yang Aniaya Ibu Hamil Dapat Sanksi Berat dari Bupati Gowa 

Usai resmi ditetapkan jadi tersangka, MH juga mendapat sanksi berat dari Bupati Gowa.

Adnan Purichta Ichsan selaku Bupati Gowa dalam laman media sosialnya mengurai langkah tegas yang ia ambil guna menindak perbuatan MH kepada ibu hamil.

Bupati Gowa resmi mencopot MH dari jabatannya sebagai Sekretaris Satpol PP.

Riyana (baju kuning) korban diduga penganiayaan oleh oknum Satpol PP Gowa saat operasi PPKM mikro
Riyana (baju kuning) korban diduga penganiayaan oleh oknum Satpol PP Gowa saat operasi PPKM mikro (TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID)

Adnan Purichta Ichsan juga menyerahkan MH kepada pihak berwajib guna menjalani proses hukum.

Baca juga: Jemput Bola, Polsek Tajurhalang Bagikan Sembako dan Vaksinasi Warga di Pemukiman Kumuh

SAYA COPOT!

Hari ini Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat, atas pemeriksaan Sekretaris Satpol PP, Mardani Hamdan telah diserahkan ke Sy. Setelah melalui pemeriksaan maraton oleh Inspektorat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Mardani telah melanggar kedisiplinan ASN. Atas dasar itu, hari ini, Sabtu, 17 Juli, yang bersangkutan saya copot dari jabatannya.

Beberapa hari ini, ada yang tanya, kenapa Sy tidak langsung saja mencopot yang bersangkutan. Itu karena kita negara hukum, menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Makanya dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat, sekaligus pemenuhan hak yang bersangkutan untuk melakukan pembelaan atas perbuatannya.

Selanjutnya yang bersangkutan akan kami minta untuk fokus menjalani proses hukumnya di Polres Gowa.

Kronologi Awal

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved