Breaking News:

VIDEO Warga Demo Kepung Balai Kota Bandung, Ribuan Ojol Konvoi Keliling Kota : Kami Harus Makan !

Beredar di media sosial video saat kerumunan warga berunjuk rasa di depan Balai Kota Bandung.

Penulis: khairunnisa | Editor: Ardhi Sanjaya
kolase Instagram dan Tribun Jabar
Aksi Warga Unjuk Rasa Kepung Balai Kota Bandung Disorot, Ojol Berteriak Sambil Konvoi Keliling Kota 

Ketua komunitas ojek online Warriors of spartan (WOS), Muji Supri Yanto mengatakan, rencana konvoi tersebut batal setelah pihaknya bersama komunitas ojol lain menggelar audiensi bersama Polrestabes Bandung dan Dinas Perhubungan (Dishub) kemarin.

"Alhamdulillah sudah ada titik temunya, jadi permasalahan dari PPKM itu intinya ojol ingin bebas, jadi khusus buat ojol dibuka (penyekatan) dengan syarat memperlihatkan aplikasi, kalau lagi narik dipersilakan, kalau enggak, tidak bisa lewat, seperti di Jakarta," ujar Muji, saat dihubungi, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Daftar Jajanan Khas Bogor Cocok Jadi Oleh-oleh, Gemblong hingga Strudel

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Transportasi Darat Jabar (F-SPTD), Achmad Ilyas Prayogi, mengaku sudah mengimbau kepada semua anggotanya untuk tidak ikut turun ke jalan melakukan aksi.

"Ini ada dua kubu, kemarin yang di Pendopo itu semua elemen masyarakat, kalau ojol sendiri saya selaku ketua umum mengimbau kepada rekan-rekan untuk tidak melakukan aksi demo, konvoi atau apapun," ujar Achmad.

Pihaknya mengaku sudah menggelar audiensi dengan Dishub Jabar dan rencananya pada ini bersama anggotanya bakal kembali menggelar audiensi dengan Gubernur Jawa Barat.

Ia mengaku akan menyampaikan kepada Gubernur jika selama PPKM Darurat ini para pengemudi Ojol terkendala penyekatan jalan.

Padahal, kata dia, ojol merupakan salah satu sektor yang masuk dalam kritikal.

"Besok (hari ini, Red) kami akan audiensi lagi dengan Gubernur Jawa Barat, kan ojol itu masuk sektor kritikal tapi pada pelaksanaannya aturan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, kita kesulitan mengantarkan pesanan, tadinya jarak hanya empat kilometer jadi delapan kilometer karena harus berputar-putar mencari lokasi. Nah, ini yang membuat teman-teman ojol kurang setuju," katanya.

Ia menilai, di masa penerapan PPKM Darurat ini, peran ojol sangat penting dalam menyukseskan PPKM.

Sebab, kata dia, saat masyarakat dilarang ke luar rumah, ojol yang bertugas melayani.

"Justru kalau misalnya Pemerintah ingin PPKM ini berhasil, ya bagian-bagiannya harus bertugas dengan baik, kan selama PPKM ini harus ada yang melayani mengantarkan ke sana ke sini, kita yang melayani," ucapnya.

(TribunnewsBogor, Tribun Jabar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved