Breaking News:

Keterisian Tempat Tidur Isolasi di Jawa Barat Turun 15 Persen

Keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Jawa Barat telah mengalami penurunan

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Istimewa/ Pemkab Bogor
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam Pertemuan Virtual bersama Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dan seluruh Satgas Covid-19 daerah wilayah Jawa Barat yang juga dihadiri jajaran Pemkab Bogor, Kamis (22/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 atau Bed Occupancy Rate (BOR) di Jawa Barat telah mengalami penurunan setelah sebelumnya hampir penuh imbas lonjakan kasus Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam Pertemuan Virtual bersama Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dan seluruh Satgas Covid-19 daerah wilayah Jawa Barat yang juga dihadiri jajaran Pemkab Bogor, Kamis (22/7/2021).

"Alhamdulilah berita baik hari ini BOR kita turun terus, tanggal 4 Juli di awal PPKM Darurat rumah sakit 90,69 persen, hari ini turun 15 persen menjadi 75,16 persen sehingga tenda-tenda darurat akan dibongkar," kata Ridwan Kamil.

Dia menjelaskan bahwa angka ini menurun setelah memperbanyak ruang isolasi di desa-desa dan ruang isolasi pusat.

Kemudian menaikkan kuota tempat tidur untuk pasien Covid dari 54.000 di Jawa Barat yang mungkin belum ideal, dari 50 juta penduduk rata-rata 20 persen sekarang 40 persen.

"Serta memindahkan orang-orang yang menuju sehat ke tempat pemulihan, sehingga beban rumah sakit menurun," katanya.

Sementara zona merah tingkat RT, kata dia, ada 5.000 yang masih zona merah namum sudah turun sekitar 300.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved