Breaking News:

Ingin Lihat Anak Pasca Bercerai, Wanita Ini Malah Ditendang Mantan Suami, Aksinya Terekam CCTV

Seorang pria diduga melakukan aksi kekerasan terhadap anak kandungnya yang masih di bawah umur dan kerap memukuli mantan istri.

Pixabay/ninocare
Ilustrasi wanita korban Kekerasan 

Lanjut wanita yang kerap disapa Hafni, mendapat kekerasan tersebut dari mantan suaminya, ia pun membuat laporan ke Polsek Perbaungan.

"Jadi saat itu di tanya sama petugas polseknya, mana buku nikah saya, sementara itu buku nikah di pengadilan karena saya sedang mengurus perceraian saya.

Jadi karena tidak ada buku nikah, kata petugas polsek itu, mereka tidak bisa bekerja tanpa buku nikah. Jadi enggak di proses, dan saya enggak di panggil-panggil sama pihak Polsek Perbaungan," ujar Hafni.

Baca juga: Besok Ada Aksi Demo Jokowi End Game Tolak PPKM, Polisi Minta Warga Tak Terpancing

Sekitar bulan Mei 2021 Hafni mengatakan, anak perempuannya berinisial S (15) diduga dipukul Sofyan dan tertangkap kamera CCTV, gara-gara anak paling besarnya, massenger an atau bertukar pesan di media sosial sama temannya.

"Kejadiannya ini setelah saya sah pisah dengan Sofyan pada bulan Maret 2021. Jadi isi pesannya itu, anak saya ini gak terima kalau mantan suami saya (Sofyan) punya perempuan lain sebelum resmi bercerai sama saya.

Anak saya S mengatakan, sebelum resmi bercerai sama saya, ayahnya ini sudah menikah sama perempuan lain dan sudah mengandung," ujar Hafni.

Tidak sampai di situ, Hafni juga mengatakan, bahwa anaknya S mengaku, diajak Sofyan ke dukun agar bisa membunuh ibu kandungnya sendiri.

"Anak saya S juga dikasih gelang agar bagaimana caranya untuk melupakan saya. Maka Itulah yang diceritakan anak saya ini kepada kawannya, sehingga bapak kandungnya ini marah dan menamparnya," ujar Hafni.

Baca juga: Isi Ulang Pasokan Sampai Dua Hari Sekali, Stok Oksigen di RSUD Cibinong Bogor Masih Aman

Saat disinggung bagaimana Sofyan bisa mengetahui perbuatan anak perempuannya itu, ternyata ponsel milik S disadap.

"Makanya ketahuan semua isi pesannya karena ponsel S disadap. Sebelumnya anak saya S tinggal bersama Sofyan. Jadi dia semua tau apa yang dibuat ayahnya," ujar Hafni.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved