Pengakuan Siswa SMP di Padang yang Dijual Pacar Sesama Jenis, Benci Wanita Sejak Usia 13 Tahun

Praktik prostitusi sesama jenis di Padang ini terbongkar setelah dirinya terlibat cekcok dengan pacar sesama jenisnya.

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: khairunnisa
net
Ilustrasi sesama jenis 

A menerangkan bahwa dirinya dijual melalui aplikasi khusus LGBT, Walla dan Hornet.

"Pakai aplikasi bernama Wala dan Hornet, di HP Abang ( HN )," jelas A.

A menuruti permintaan HN demi memenuhi kebutuhan ekonominya.

"Waktu itu karena gak ada duit pegangan, dan buat makan saja susah," kata A.

A menuturkan dari hasil prostitusi sesama jenis ia mendapat uang Rp 200 ribu hingga Rp 1 juta.

Uang itu lalu dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, pria yang memesang mulai dari pemuda hingga om-om.

"Yang mesan ada abang-abang dan ada juga om-om," kata A.

Polisi sendiri hingga kini masih mendalami kasus prostitusi sesama jenis ini.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, HN terancam penjara karena melakukan pelecehan dan eksploitasi terhadap anak di bawah umur.

"Sebagaimana diatur dalam pasal 82 Juncto (Jo) 76 E, 76 I, pasal 88 Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016, dan sub pasal 292 KUHPidana," terang Kompol Rico Fernanda.

Tribun Padang

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved