Breaking News:

Teror Virus Corona

Beredar Informasi soal Vaksin Covid-19 Pakai Bahan Virus Hidup, Ahli Imunologi Beri Penjelasan

WHO juga menyebut metode inactivated virus ini sebagai salah satu dari tujuh teknologi pengembangan vaksin.

Editor: khairunnisa
Kompas.com
ilustrasi vaksin corona 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sampai saat ini masih banyak kepercayaan dan informasi di media sosial mengklaim jika vaksinasi Covid-19 memakai bahan dasar virus yang masih hidup.

Ketua PP PERALMUNI (Perhimpunan Alergi Imuniologi Indonesia), Iris Renggani, meluruskan pemberitaan yang mengandung informasi tidak benar terkait hal ini.

Vaksinasi nyatanya juga menjadi salah satu cara untuk mencegah penularan virus Covid-19 dan menciptakam herd immunity.

Ada beberapa jenis vaksin yang telah dikembangkan untuk saat ini, salah satunya adalah vaksin Covid-19 Sinovac yang dikembangkan dengan metode inactivated.

Artinya virus yang berada dalam vaksin sudah dimatikan dan tidak mengandung virus hidup atau yang dilemahkan.

Sementara itu, vaksin Sinovac menggunakan partikel virus SARS-CoV-2 yakni virus Corona penyebab Covid-19, yang telah dimatikan, atau genomnya telah dirusak.

Partikel virus yang sudah dimatikan ini nantinya akan berinteraksi dengan sistem kekebalan tubuh tanpa risiko penyakit serius.

Terkait pemberitaan yang masih menyebut jika vaksin menggunakan virus covid-19 yang masih hidup adalah salah besar, sebab menurutnya dapat berbahaya bagi manusia.

Baca juga: Banyak Warga Isoman Meninggal, Gerakan Anak Negeri Diluncurkan, Suplai Oksigen Bagi Pasien Covid-19

"Kalau untuk vaksin Covid-19 itu virus yang telah dimatikan tidak ada vaksin hidup untuk Covid-19 karena terlalu berbahaya," ungkapnya dalam siaran virtual, Sabtu (24/7/2021).

"Contohnya Sinovac, Sinpharm," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved