Breaking News:

Hidup Sebatang Kara di Rumah Reyot, Tangan Mak Esih Gemetar saat Sosok Dermawan Ini Serahkan Amplop

Mak Esih sejak 30 tahun lalu sendirian menghuni rumah tersebut setelah suami dan anaknya meninggal dunia.

Tribun Jabar
Sabtu (24/7/2021) sore anggota DPR RI, Drs H Agun Gunanjar Sudarsa menyerahkan bantuan untuk pembangunan kembali rumah Mak Esih 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Nasib menimpa nenek tua, Mak Esih (75), rumah yang sudah 30 tahun ia tinggali itu runtuh porak-poranda.

Rumah semi permanen ukuran 4 x 6 meter itu memang kondisinya sudah reyot.

Beruntung, Mak Esih selamat saat bagian belakang rumahnya runtuh.

Rumah lansia Ciamis itu berada di pelosok kampung di kaki Gunung Sawal di Dusun Sukahurip, Desa Sukaresik, Kecamatan Sindangkasih, Ciamis, Jawa Barat.

Menyusul kejadian tersebut, Mak Esih diungsikan ke rumah adiknya, Sapri yang berada di sampingnya.

Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, Jumat (23/7/2021) pagi, warga setempat ramai-ramai bergotong royong meruntuhkan rumah Mak Esih yang memang sudah reyot tersebut.

“Hari ini, hari kedua warga bergotong royong,” ujar Kepala Dusun Sukahurip, Ade Nuruyamah (41) kepada Tribun Sabtu (24/7/2021).

Kondisi rumah yang dihuni Mak Esih yang berlokasi di samping Musola Nurul Iman tersebut memang sudah reyot.

Baca juga: Fakta di Balik Pria Ngamuk Serang Balita hingga Tewas, Awalnya Cari Kepala Desa Minta Bantuan Dana

Baca juga: Tak Sangka Tempat Kerjanya Hangus Terbakar, Pegawai Toko di Bogor Langsung Gotong Royong

Bagian atapnya sudah banyak yang bocor dan bahan bangunan serta dinding biliknya sudah lapuk.

“Jadi tidak ada angin tidak ada hujan. Bagian belakang rumah Mak Esih langsung runtuh karena bangunannya sudah lapuk. Mak Esihnya selamat," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved