Breaking News:

PPKM Level 4 di Bogor Diperpanjang hingga 2 Agustus, Ganjil Genap 24 Jam Digelar Di 17 Lokasi

Presiden Jokowi menyebut akan ada beberapa penyesuaian aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Penulis: Damanhuri | Editor: Soewidia Henaldi
istimewa
Satgas Covid-19 Kota Bogor umumkan perpanjangan penerapan ganjil genap dalam PPKM Level 4, Minggu (25/7/2021) malam. 

Di sisi lain kata Wali Kota Bogor ini, pihaknya masih khawatir angka kematian masih tinggi.

Tercatat, sejak PPKM diberlakukan ada 99 warga yang meninggal saat isoman atau isolasi mandiri.

"Karena itu kami saat ini ekstra kerja keras untuk mengurangi warga yang isoman," tuturnya.

Bima Arya menyebut, ada tiga kriteria warga yang meninggal saat isoman, yakni 85 persen adalah mereka yang belum divaksin, sebagian besar diatas 50 tahun dan terakhir, memiliki komorbid (penyakit penyerta).

Baca juga: Bocoran Perpanjangan PPKM Level 4, Wali Kota Bogor Bima Arya Beberkan Ini

"Karena itu apabila warga isoman yang memiliki tiga kriteria tadi itu tidak boleh isoman di rumah. Semaksimal mungkin dibawa ke tempat isolasi atau rumah sakit. Ini sudah saya perintahkan kepada camat, lurah, puskesmas semuanya memastikan bagi warganya," tegasnya.

Namun kata dia, jika saat di evakuasi ke rumah sakit dalam keadaan penuh, maka akan dibawa ke tempat isolasi.

"Kalau pun di rumah sakit belum bisa masuk di geser ke tempat isolasi, karena di tempat isolasi ini masih banyak cadangan tempat tidurnya. Jadi, kita fokus mengurangi mortality rate dengan fokus kepada perawatan warga isoman," kata Bima Arya.

(TribunnewsBogor.com/Damanhuri). (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved