Warga Bojonggede Percaya Jahe Merah Mampu Tangkal Covid-19, Begini Cara Mengolahnya
Seorang warga, Wati mengatakan, memilih jahe merah untuk dikonsumsi sebagai bentuk pencegahan agar daya tahan tubuh terjaga.
Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Tingginya angka penyebaran virus corona sejak awal Juni 2021 lalu membuat warga memilih jahe merah untuk dikonsumsi sebagai pencegahan pengobatan dari dalam.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Senin (26/7/2021), sejumlah warga masih mencari jahe merah di Pasar Lama Bojonggede, Kabupaten Bogor untuk dikonsumsi secara pribadi.
Seorang warga, Wati mengatakan, memilih jahe merah untuk dikonsumsi sebagai bentuk pencegahan agar daya tahan tubuh terjaga.
"Saya memang rutin untuk membeli jahe merah, itu saya percaya sebagai antisipasi terpapar Covid-19, soalnya itu kan hangat jika diminum," ujarnya.
Lebih lanjut, Wati mengaku bahwa jahe merah yang dibelinya di pasar itu kemudian diolah dengan cara direbus.
"Ini direbus, nanti air jahenya kita konsumsi sekeluarga, cara ini bagus karena memang sifatnya menghangatkan, apalagi cuaca juga tidak menentu," jelasnya.
Sementara itu, Wati mengaku membeli jahe merah di pasar dengan harga Rp 20 ribu per kilogramnya.
"Saya biasa beli dengan harga Rp 20 ribu, biasanya saya kombinasikan juga dengan susu," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/jahe-merah-yang-dijual-di-warung-kawasan-bojonggede.jpg)