Breaking News:

Teror Virus Corona

Ungkap Perbedaan Gejala Influenza dan Covid-19, Dokter Tirta Jelaskan 2 Syarat Pasien Isoman Sembuh

Kepada khalayak, dokter Tirta juga memberikan saran jika mereka punya lansia yang mengidap Covid-19.

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
Tangkapan Layar Instagram @dr.tirta via Tribunnews.com
Ungkap Perbedaan Gejala Influenza dan Covid-19, Dokter Tirta Jelaskan 2 Syarat Pasien Isoman Sembuh 

Sebab hari tersebut adalah penentuan titik kritis pasien Covid-19.

"Nah hari kedelapan ini titik kritisnya. Kalau kamu membaik di hari ketujuh, itu akan membaik tinggal anosmia doang. Tapi kalau kamu memburuk, hari ketujuh sampai kesepuluh batukmu memberat. Kalau batuh tidak membaik dan saturasi di bawah 90 persen, kamu harus rontgen dan cek darah," imbuh dokter Tirta.

Jika pasien isoman mengalami gejala yang parah di hari ketujuh dan kedelapan, dokter Tirta menyarankan agar mereka segera dirawat di rumah sakit.

"Ini obatnya beda, harus dibawa ke rumah sakit. Kalau enggak ada rumah sakit, kamu siapkan oksigen. Normalnya orang, 80 persen, di hari kesepuluh ini udah enggak demam, tinggal batuk tipis-tipis, sudah bisa lepas obat. Tapi 20 persen itu kritis, dan bisa menyebabkan badai sitokin," ungkap dokter Tirta.

"Kenapa di Indonesia pasien isoman banyak yang meninggal ? Karena banyak yang isoman tapi enggak di-follow up. Titik kritis ini ada di hari ketujuh dan kedelapan," sambungnya.

Baca juga: Sempat Covid-19, Begini Kondisi Terbaru Adik Aurel, Anang Hermansyah Ucap Syukur : Hebat Banget Dia

Syarat Pasien Isoman Sembuh

Kepada khalayak, dokter Tirta juga memberikan saran jika mereka punya lansia yang mengidap Covid-19.

Empat penanganan utama ini patutnya diperhatikan.

"Kalau punya lansia, yang kena covid-19, cek saturasi harus di atas 90 persen. Kalau ada komorbid, konsultasi ke dokter. Lalu cek napas, kalau di atas 24 per menit itu bisa hipoksia. Lalu cek telapak tangan, kalau basah banget, denyut nadinya lemah dan orang enggak mau makan, itu dehidrasi. Kalau hal ini terjadi, cari IGD, cari oksigen," ungkap dokter Tirta.

Menjelaskan lebih lanjut, dokter Tirta pun mengungkap dua syarat pasien isoman dinyatakan sembuh.

"Setelah sembuh isoman, kriteria sembuh isoman itu ada dua, kamu sudah isoman sepuluh hari dan di tiga hari itu kamu bebas deman dan bebas batuk. Tapi PCR masih bisa positif dan masih anosmia. Yang kedua adalah Kamu isoman 14 hari dan PCR nya negatif. Kalaupun masih positif lihat syarat pertama," ungkap dokter Tirta.

"Kalau masih anosmia, santai. Cukup minum vitamin, nutrisi tercukupi. Kalau masih lemas abis isoman, itu recovery-nya," imbuhnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved