Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor Menurun 50 Persen, Ade Yasin : IGD Gak Rame Lagi

banyak pasien Covid-19 terlambat menjalani perawatan karena saat dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah memburuk.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Area pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Pondok Rajeg Cibinong, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa tingkat kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor kini sudah mulai menurun.

Seminggu sebelumnya, kata Ade Yasin angka kematian cukup tinggi.

Bahkan banyak pasien Covid-19 yang terlambat menjalani perawatan karena saat dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah memburuk.

"Sekarang ini sudah berkurang. Mungkin tingkat kematiannya sudah sekitar 50 persen turunnya," kata Ade Yasin kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Ade Yasin menjelaskan, tingkat keterisian tempat tidur isolasi atau Bed Occupancy Rate (BOR) Kabupaten Bogor saat ini juga sudah mengalami penurunan dibanding pekan sebelumnya.

Baca juga: Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Mulai Menipis, Bupati Ade Yasin Ngadu ke Ridwan Kamil

BOR di Kabupaten Bogor saat ini, kata dia, berada di angka 80 persen.

Sedangkan BOR rumah isolasi pasien Covid-19 turun menjadi sekitar 50 persen.

"IGD pun sudah mulai gak rame lagi, kemaren sampai keluar sampai tenda, sekarang tenda sudah kosong, sekarang IGD sudah jalan seperti biasanya," katanya.

Baca juga: Banyak Warga Terdampak Pandemi Covid, Petugas Polsek Tajurhalang Bagikan Beras di Pasar Tradisional

Meski begitu, BOR untuk ICU rumah sakit saat ini masih 89 persen.

Namun, secara umum, kata Ade Yasin, kondisi Covid-19 di Kabupaten Bogor saat ini sudah lebih baik dibanding pekan sebelumnya.

"Kalau minggu lalu kayaknya repot sekali ya, bahkan sampai saya turun langsung untuk bagaimana rumah sakit memantau rumah sakit. Jadi sekarang sudah cukup baik dibanding seminggu kemarin. Mudah-mudahan tidak lagi bertambah, trennya turun terus," ungkapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved