Selamatkan Pasien Covid-19, RS Darurat Surabaya Dapat Tambahan 200 Oksigen dan 10 Ambulans

Rencananya, bantuan ini akan memenuhi kebutuhan oksigen di dua RS Darurat milik Pemkot Surabaya.

SURYA.CO.ID
Pemkot Surabaya menerima bantuan 10 unit mobil ambulans, 200 unit oxygen concentrator, 657 box rapid test antigen serta 10 unit High Flow Nasal Cannula (HFNC) dari PDAM Surya Sembada Surabaya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM--  Pemkot Surabaya mendapatkan bantuan alat produksi oksigen.

Rencananya, bantuan ini akan memenuhi kebutuhan oksigen di dua RS Darurat milik Pemkot Surabaya.

Bantuan tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada melalui.

Ada sejumlah alat kesehatan (alkes) dan ambulans yang diberikan.

Di antaranya, terdiri dari 10 unit mobil ambulance, 200 unit oxygen concentrator, 657 box rapid test antigen serta 10 unit High Flow Nasal Cannula (HFNC).

Oxygen concentrator adalah perangkat yang memusatkan oksigen adalah mesin penghasil oksigen.

Bantuan yang diserahkan secara simbolis, Rabu (28/7/2021) tersebut, sesuai dengan kebutuhan di Surabaya.

Khususnya, untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang saat ini langka di dua RS Darurat, RS Darurat Lapangan Tembak (RSLT) dan RS Darurat Indoor Gelora Bung Tomo (RSGBT).

"Alat ini kami kirim ke RSLT dan RS GBT. Kenapa? oxygen concentrator ini memberikan bantuan ketika tabung (oksigen) tidak mencukupi," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Ini 6 Daerah yang Dapat Bantuan Paket Sembako dan BLT Rp 600 Ribu, Simak Persyaratannya

Cak Eri menyebut kebutuhan Oksigen di dua RS ini cukup besar. Bahkan, seringkali terkendala stok.

"Sehingga dengan bantuan ini, bisa memperkuat di Rumah Sakit Lapangan Tembak maupun Rumah Sakit Gelora Bung Tomo," ujarnya.

Selain penghasil oksigen, Pemkot Surabaya juga mendapat bantuan 10 unit High Flow Nasal Cannula (HFNC). HFNC merupakan alat terapi oksigen aliran tinggi.

Metode terapi oksigen aliran tinggi (High Flow Oxygen Therapy, HFOT) merupakan salah satu metode non-infasif.

Ini dapat digunakan untuk membantu pernapasan pasien Covid-19 tahap awal.

Halaman
12
Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved