Breaking News:

Pengakuan Warga Ludahi Petugas PLN saat Ditagih Tunggakan Listrik, Korban: Mau Dibayar atau Diputus

Sebab, petugas yang datang meminta tagihan listrik ke pelanggan sudah dengan prosedur yang berlaku di PLN.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Muhammad Reza Sitio hanya bisa tertunduk lesu setelah ditangkap atas aksinya meludahi dan mencaci maki petugas PLN Medan di cafenya, Jalan Halat, Kelurahan Pasar Merah Barat. 

"Dan beliau (petugas PLN) membuat pernyataan yang membuat saya sedih. Tapi saya akui perbuatan itu salah," lanjutnya.

Selain meludah, Reza juga mencaci maki petugas PLN Medan dan memukul kaca mobil.

Saat itu, Reza ditagih biaya penggunaan listrik sebesar Rp 719.749 disertai denda keterlambatan sebesar Rp 75.000.

Diketahui, Reza ditangkap oleh petugas dari Polsek Medan Kota tak jauh dari kediamannya yang juga tempat usaha cafe itu.

"Tadi pagi Sabtu dinihari ditangkap di Jalan Brigjen Katamso, depan SPBU Singapore Station," kata Waka Polsek Medan Kota AKP Abdul Waris Nasution, Sabtu (31/7/2021).

Cerita Korban

Muhammad Reza Sitio yang mencaci maki serta meludahi ke petugas PLN dikabarkan sering bersikap kasar.

"Memang saat menagih di bulan-bulan lalu juga sikap pelanggan tersebut seperti itu kepada petugas lapangan," kata Petugas PLN UP3 Medan Ayu Miranda, Sabtu (31/7/2021).

Mengetahui sikap pelanggan yang cukup buruk, Kamis (29/7/2021), PLN pun sengaja menurunkan staf perempuan dengan maksud agar pelanggan dapat bersikap lebih lunak.

"Nah kami pikir karena kami perempuan, bisa luluh dia. Ternyata semakin dilecehkan," sebutnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved