Breaking News:

Sosok Abah Wahyu sang Pelestari Kujang, Dapat Sebutan Guru Teupa Berawal dari Hobi Memahat

Di kota Bogor, terdapat pengrajin kujan bernama Wahyu Affandi Suradinata atau akrab disapa Abah Wahyu.

Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Dioadytia/ Universitas Pakuan Ilmu Komunikasi-Jurnalistik
Pengrajin kujang di Kota Bogor, Wahyu Affandi Suradinata sering dipanggil Abah Wahyu. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kujang dikenal sebagai senjata trasidisional Jawa Barat.

Di Kota Bogor, terdapat pengrajin kujan bernama Wahyu Affandi Suradinata atau akrab disapa Abah Wahyu.

Sudah bertahun-tahun Abah Wahyu menjadi seorang pengrajin kujang.

Abah Wahyu menamai usahanya Paneupaan Padjajaran-Guru Teupa yang artinya ahli menempa atau pembuat khusus kujang.

Pria kelahiran Bandung 3 Agustus 1953 itu pun menceritakan bagaimana ia bisa menggeluti pembuatan kujang.

“Saya mendapat gelar atau lalandian sebagai guru teupa dari guru budaya saya, jadi gak sembarangan ngasih nama,” ujar Abah Wahyu.

Bermula dari hobi mengoleksi, Abah Wahyu mulai membuat kujang sejak 1995.

Kemudian pada tahun 2005 mulai serius menekuni usaha pembuatan kujang.

“Awalnya saya itu memang hobi memahat patung cinta karya seni, kebetulan saya juga orang sunda dan cinta budaya sunda," terangnya.

Pengrajin kujang di Kota Bogor, Wahyu Affandi Suradinata sering dipanggil Abah Wahyu.
Pengrajin kujang di Kota Bogor, Wahyu Affandi Suradinata sering dipanggil Abah Wahyu. (Dioadytia/ Universitas Pakuan Ilmu Komunikasi-Jurnalistik)

Kecintaan Abah Wahyu pada senjata tradisional kujang ini sangatlah serius.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved