Breaking News:

Kunjungan Hotel Anjlok Imbas PPKM Sampai Karyawan Tak Digaji, PHRI Kabupaten Bogor Ngadu ke DPRD

Budi Sulistyo mengatakan bahwa okupansi atau tingkat kunjungan hotel saja di tengah PPKM anjlok menjadi di bawah angka 5 persen.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Gedung DPRD Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor mendatangi DPRD Kabupaten Bogor demi mengadukan kondisi keterpurukan perhotelan yang terkena imbas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (2/8/2021).

Ketua PHRI Kabupaten Bogor Budi Sulistyo mengatakan bahwa okupansi atau tingkat kunjungan hotel saja di tengah PPKM anjlok menjadi di bawah angka 5 persen.

"Meski ini hotel tetep buka cuman karyawannya hanya jaga aset saja. Pengunjung di bawah 5 persen, karyawan sendiri kita gilir masuknya juga," kata Budi Sulistyo kepada wartawan.

Karena turunnya pendapatan, para karyawan pun juga terkena imbas.

Menurutnya dari hampir 200 pengusaha hotel PHRI di Kabupaten Bogor yang masing-masing memiliki 40 - 50 karyawan, ada dari mereka yang gajinya ditunda, gajinya dipotong bahkan ada terpaksa tidak digaji.

Budi pun meminta kepada Pemkab Bogor dan melalui DPRD agar PPKM Kabupaten Bogor dikaji ulang.

"Makanya kita minta kebijakan supaya hotel tetap berjalan dan beroperasi. Kasian karyawan, karena penghasilan dari situ, khawatir juga nanti ribuan orang kalau tetap seperti ini," kata Budi.

Dia mengatakan bahwa protokol kesehatan, vaksin pegawai dan protokol lainnya untuk hotel dan restoran juga sudah diterapkan.

"Dengan terpukulnya kebijakan ini, ini mungkin akan berdampak ke tindakan lain akibat belum diberikan gaji, ada yang dibayar setengah, ada juga bahkan tidak digaji. Oleh karenanya, kami minta kelonggaran khususnya terhadap hotel dan restoran," tambah Wakil Kabid Litbang PHRI Kabupaten Bogor, Sofyan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved