Breaking News:

Bunuh Janda Penjual Nasi di Bogor, Anak Gadis Korban Ikut Dibuat Tak Berdaya, Ini Pengakuan Pelaku

Selain menghabisi janda tersebut, ternyata pelaku pun membuat anak gadis korban tak berdaya.

Penulis: Damanhuri | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pelaku pembunuhan diciduk polisi, habisi janda penjual nasi di Bogor, anak gadis korban ikut dibuat tak berdaya 

Pelaku Kabur ke Hutan

Pelarian saepul berakhir setelah polisi berhasil menangkapnya.

Saepul sempat melarikan diri ke kawasan hutan di wilayah Sukabumi untuk menghindari kejaran petugas.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi mengenai pelaku dari saksi yang berhasil selamat.

"Kita mendapatkan informasi melalui anaknya, karena anaknya sudah mengenal dan juga alhamdulillah anaknya saat ini selamat sehingga memberikan informasi kepada kami sebenernya siapa sih pelaku," katanya, Senin (2/8/2021).

Dari keterangan itu polisi kemudian membentuk tim untuk memburu pelaku.

Polisi pun melakukan penelusuran ke kediaman pelaku.

Baca juga: Polisi Ciduk Pembunuh Janda Pemilik Warung Nasi di Kota Bogor, Pelaku Sempat Pindah-pindah Tempat

Namun pelaku kabur dan berpindah-pindah tempat.

Saat ditangkap ditempat persembunyiannya di wilayah Kabupaten Sukabumi.

"Tidak ada perlawanan saat dilakukan penangkapan, kita ditangkap didalam hutan karena dia bersembunyi didalam hutan, disalah satu saung yang ada di dalam hutan itu," ujarnya.

ilustrasi tewas
ilustrasi tewas (net)

Bawa Barang Berharga Korban

Tak hanya membunuh, pelaku juga membawa sejumlah barang berharga milik korban.

Dari pengakuan pelaku kepada polisi rencananya handphone tersebut akan dijual untuk biaya melarikan diri ke luar pulau.

"Kalau dari penyelidikan kami, barang yang diambil salah satunya dua buah handphone, handphone korban dan handphone anaknya korban karena dia pengen menjualnya saja, keinginan dia, dia ingin pergi ke Lampung," katanya.

Atas perbuatan pelaku melakukan pembunuhan, penganiayaan, dan pencurian dengan pemberatan pelaku terancam hukuman penjara seumur hidup.

Pasal yang diisangkakan yakni pasal 340 KUHPidana subs Pasal 338 KUHPidana subs Pasal 365 KUHPidana Ayat (1), Ayat (2) ke 1e, 3e, 4e Ayat (3) subs Pasal 353 Ayat (1), Ayat (2) Ayat (3) KUHP pidana dengan ancaman seumur hidup.

(TribunnewsBogor.com/Lingga/Damanhuri).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved