Breaking News:

Bupati Bogor Ade Yasin Minta Pertanggungjawaban Pengusaha Tambang Terkait Longsor di Rumpin

Ade juga meminta agar penanganan longsor harus cepat untuk mengantisipasi bencana longsor berikutnya karena curah hujan yang masih tinggi.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Dok. Pemkab Bogor
Bupati Bogor Ade Yasin tinjau lokasi longsor di Kampung Ciater, RT 01/07, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Kamis (5/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, RUMPIN - Bupati Bogor Ade Yasin meminta kepada perusahaan tambang untuk tanggung jawab terkait bencana longsor di Kampung Ciater, RT 01/07, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

"Ini tanggung jawab mereka sebagai pengusaha. Kami minta mereka untuk bertanggung jawab, jika memang tidak, kita akan minta evaluasi dari Gubernur,” kata Ade Yasin, saat meninjau lokasi longsor, Kamis (5/8/2021).

Ade juga meminta agar penanganan longsor harus cepat untuk mengantisipasi bencana longsor berikutnya karena curah hujan yang masih tinggi.

Menurutnya, area longsor tersebut berbahaya dan memang rawan longsor dan ada kemungkinan bisa terjadi longsor susulan jika tidak cepat diantisipasi.

Ade juga meminta agar warga di sekitar lokasi longsor segera direlokasi.

"Kita lihat akibat dari longsor penambangan ini, sudah saya sampaikan juga bahwa penambangan ini terjadi, ternyata mepet ke jalan sehingga tadi saya minta untuk pihak perusahaan bertanggung jawab dengan merelokasi jalan ini, juga merelokasi warga yang ada disekitar sini,” katanya.

Ade menekankan bahwa dalam waktu seminggu ini, perbaikan harus segera dimulai.

"Jangan menunggu terlalu lama. Saya akan pantau terus, jika dalam seminggu tidak ada pergerakan berarti akan kita evaluasi lagi,” pungkasnya.

Diketahui, longsor tersebut terjadi pada Selasa (3/8/2021) dini hari lalu yang mana tebing dengan kedalaman puluhan meter longsor imbas curah hujan tinggi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved