Kuliner Bogor

Kuliner Legendaris di Bogor, Rasa Enak Tak Lekang Dimakan Waktu

Tak hanya untuk warga Bogor, banyak juga wisatawan luar kota yang sengaja ke Bogor untuk berburu kuliner.

Tayang:
Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Warung Laksa Pak Inin, di Jalan Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bukan cuma terkenal sebagai kota hujan, Bogor juga dikenal akan berbagai kuliner legendaris nya.

Mulai dari jajanan ringan hingga makanan berat ternyata banyak yang masih bertahan hingga sekarang.

Tak hanya untuk warga Bogor, banyak juga wisatawan luar kota yang sengaja ke Bogor untuk berburu kuliner.

Berikut TribunnewsBogor.com sajikan deretan kuliner legendaris Bogor yang siap dicicipi.

1. Bubur Ayam Kabita

Bubur Ayam Kabita di Kota Bogor.
Bubur Ayam Kabita di Kota Bogor. (Tribunnewsbogor.com/ Tsaniyah Faidah)

Di Kota Bogor ada sebuah tempat makan legendaris yang menyediakan bubur, yakni Bubur Ayam Kabita.

Sudah berdiri sejak tahun 1971, membuat Bubur Ayam Kabita menjadi legendaris yang banyak diburu pecinta kuliner karena dibuat penasaran dengan rasanya.

Sesuai seperti namanya Kabita, yang berasal dari bahasa sunda mengandung arti tergoda atau menjadi kepingin.

5 Menu Makan Siang Dekat Stasiun Bogor, Ada Kuliner Legendaris Hingga yang Sudah Dikenal Wisatawan

Bubur Ayam Kabita pertama kali dijual oleh H.Loekman (alm).

Namun semenjak wafat pada tahun 2008, kini Bubur Ayam Kabita dilanjutkan oleh anak lelakinya.

Bubur ayam di sini disiram dengan kuah kaldu berwarna kecoklatan dengan bumbu rahasia dan dipadukan kecap asin.

Rahasia lain yang membuat rasa Bubur Ayam Kabita konsisten adalah kecap asinnya.

Dari zaman dulu sampai sekarang, Bubur Ayam Kabita masih menggunakan kecap asin yang sama supaya tidak mengubah rasa.

2. Laksa Pak Inin

Warung Laksa Pak Inin, di Jalan Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Warung Laksa Pak Inin, di Jalan Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah)

Tak hanya Jakarta yang punya kuliner laksa, namun di Bogor juga ada kuliner khasnya yakni Laksa Bogor.

Berbeda dengan laksa Betawi yang dilengkapi udang rebon di kuahnya, laksa Bogor justru menggunakan oncom.

Laksa dari kedua daerah yang berbeda tersebut sama-sama menggunakan ketupat, bihun, tauge, dan daun kemangi sebagai bahan dasar.

Rekomendasi Kuliner Kaki Lima di Bogor - Ada Bakso, Bubur, Hingga Bakmi

Selain itu, ada pula tahu kuning dan telur rebus yang disiram dengan kuah kuning.

Jika ingin mencicipi makanan bercita rasa manis gurih ini, ada salah satu warung di Bogor yang cukup terkenal dan legendaris, yakni Warung Laksa Pak Inin.

Lokasinya berada di Jalan Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sudah berdiri sejak tahun 1965, warung ini selalu ramai dikunjungi kulinerian setiap harinya, baik dari Bogor maupun luar kota.

Bangunannya pun masih terbilang cukup sederhana dinding dan atap masih berupa bambu dan kayu.

Di Warung Laksa Pak Inin, kuah laksa dihangatkan dengan tungku kayu bakar.

3. Soto Kuning Pak Salam

Soto Kuning
Soto Kuning (Tribunnewsbogor.com/ Tsaniyah Faidah)

Tak lengkap rasanya jika ke Bogor tidak mencicipi Soto Kuning Pak Salam.

Meski hanya berupa warung tenda, namun Soto Bogor Pak Salam ini ramai oleh pengunjung setiap harinya karena telah dikenal punya rasa yang enak dan khas.

Saat mencicipinya, kamu akan menemukan citarasa kuah santan kuning kental beraroma harum rempah yang khas.

Kamu juga bisa memilih sendiri isiannya sesuai dengan yang disuka, seperti daging sapi, otak, paru, limpa, lidah, usus, babat, dan kikil.

Isian tersebut disiram dengan kuah kuning kental yang hangat, dan lebih nikmat disandingkan dengan nasi hangat bertabur bawang goreng.

Selain Pempek, Ini Deret Kuliner khas Palembang yang Bisa Dibeli di Bogor

Yang menjadikan soto buatannya spesial adalah ada dua pilihan daging yang bisa dipilih, yakni rebus dan goreng.

Kedai soto kuning miliknya ini sudah berjualan sejak tahun 1980-an.

Tak heran jika ia sudah memiliki pelanggan tetap dan kedainya dikenal tak hanya warga Bogor saja namun juga para pelancong.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved