Breaking News:

NIK di e-KTP Ganda, Pensiunan Polisi di Ciampea Bogor Tidak Bisa Ikut Vaksin

ia tidak dapat di suntik vaksin bukan karena bawaan penyakit tertentu, melainkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di e-KTPnya sudah dipergunakan orang

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Damanhuri
istimewa
Siswandi, warga Komplek Griya Salak Asri RT 2/9, Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, Kamis (5/8/2021), gagal divaksin. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAMPEA - Siswandi, warga Komplek Griya Salak Asri RT 2/9, Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, Kamis (5/8/2021), gagal divaksin.

Siswandi mengatakan, dirinya tidak dapat di suntik vaksin bukan karena bawaan penyakit tertentu, melainkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di e-KTPnya sudah dipergunakan orang lain.

Lebih lanjut, pria yang diketahui merupakan seorang pensiunan Kepolisian itu membeberkan bahwa NIK miliknya yang ada di e-KTP telah digunakan data vaksin atas nama orang lain.

"Jadi ketahuannya NIK saya digunakan oleh orang lain pada saat saya akan melaksanakan vaksin karena Puskesmas mengakses data saya munculnya nama Sudarno, jadi saya tidak bisa di vaksin," ujarnya.

Sementara itu, Siswandi mengaku kecewa lantaran dirinya tidak dapat di vaksin.

"Belum dapat di vaksin ya saya khawatir, ditambah saya tidak bisa ke mana-mana, karena kan kalau keluar harus ada sertifikat vaksin," tambahnya.

Siswandi pun menegaskan, dirinya telah melapor ke Kemendagri terkait permasalahn data dirinya yang digunakan orang lain.

"Saya sudah lapor ke Kemendagri, dari sana saya diarahkan ke Disdukcapil, nah Disdukcapil balik lagi ke Dinas Kesehatan, katanya Dinkes memiliki data sendiri untuk vaksin ini," tandasnya.
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved