Breaking News:

Virus Corona di Bogor

Pemkab Bogor Klaim Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor Sudah Kondusif

Lonjakan kasus Covid-19 beberapa waktu lalu sempat membuat Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor kelimpungan.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Dok. Pemkab Bogor
Rapat koordinasi Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Lonjakan kasus Covid-19 beberapa waktu lalu sempat membuat Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor kelimpungan.

Dalam rapat koordinasi Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Kamis (5/8/2021), Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan bahwa lonjakan Covid-19 cukup tinggi terjadi sekitar bulan Juli 2021 kemarin.

"Bulan Juli kita ketahui sedang tinggi-tingginya pandemi Covid-19 sehingga banyak yang tertular, banyak yang sakit, banyak yang isolasi mandiri bahkan banyak juga yang meninggal dunia," kata Ade Yasin.

Para petugas medis pun keteteran dalam menangani pasien Covid-19 yang melonjak tersebut.

Ditambah pula permasalahan banyaknya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar hingga stok oksigen yang cepat habis.

"Kami semua sudah dengan sekuat tenaga dengan nakes yang ada, 29 rumah sakit rujukan Covid-19 semuanya penuh, berusaha mencari oksigen dan lain-lain. Alhamdulillah kondisi Kabupaten Bogor tetap kondusif,” kata Ade.

Saat ini, kata Ade, pihaknya tengah mengejar target vaksinasi Covid-19 yang mana capaian vaksinasi Kabupaten Bogor juga masih rendah karena banyaknya jumlah penduduk.

Saat ini, Pemkab Bogor menargetkan vaksin 1,2 juta jiwa atau 20 persen dari jumlah penduduk sampai akhir Agustus 2021.

“Capaian vaksin di Kabupaten Bogor masih dinilai rendah. Target Kabupaten Bogor untuk vaksinasi sangat tinggi sekali, untuk itu harus ada percepatan. Semua tahu Kabupaten Bogor jumlah penduduknya terbanyak se-Indonesia untuk ukuran kabupaten," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved