Breaking News:

Orangtuanya Jadi Korban Pembunuhan Berantai, Surat si Bungsu di Pesantren Belum Sempat Dibaca Korban

Selembar surat itu, dititipkan oleh Erik pada Rifan, guru pendampingnya di pesantren agar dikirim ke orangtuanya.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
Kolase Tribun Bogor/Tribun Pontianak
Satu keluarga jadi korban pembunuhan berantai 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Satu keluarga tewas menjadi korban pembunuhan berantai.

Korban yakni Sugiono (56) dan istrinya Turyati (46).

Tak hanya itu, cucu korban bernama Afsyia bocah berusia 5 tahun turut menjadi korban pembunuhan sadis.

Pelakunya yakni RN seorang pemuda berusia 27 tahun yang merupakan tetangga korban.

Peristiwa ini terjadi di Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

FOLLWO JUGA:

Kedua anak korban yakni Erik dan Vivi tak menyangka jika kedua orangtuanya dibunuh secara keji oleh RN.

Bahkan, Erik anak bungsu korban yang tinggal di pesantren sejak tanggal 11 juli 2021 lalu tak pernah menyangka jika ayah dan ibu menjadi korban pembunuhan berantai.

Baca juga: Jeritan PSK Setelah Layani Pria Bule di Bali, Warga Syok Lihat Korban Tak Berdaya, Kondom Jadi Bukti

Sejak pergi ke pesantren, Erik diketahui belum izin pulang ke rumahnya lantaran ia belum lama masuk pesantren.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved