Selain Banjir, Cigudeg Kabupaten Bogor Juga Dilanda Longsor hingga Akses Jalan Tertutup

akses jalan Kampung Rahong Hilir menuju Kampung Pabuaran juga tertutup material longsor dalam kejadian ini sehingga untuk sementara tidak bisa dilalui

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Dok. BPBD
Wiilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor diterjang banjir dan longsor pada Senin (9/8/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGUDEG - Selain banjir bandang, wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor juga dilanda longsor imbas terjadinya cuaca buruk sejak Senin (9/8/2021) sore.

Camat Cigudeg Pardi mengatakan longsor terjadi pada Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB di Kampung Rahong Hilir, Desa Tegalega.

Satu rumah warga di kampung tersebut rusak berat setelah tertimpa longsor.

"Sementara penghuni rumah yang tertimpa longsor, mengungsi ke rumah saudaranya," kata Pardi kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).

Selaik itu, akses jalan Kampung Rahong Hilir menuju Kampung Pabuaran juga tertutup material longsor dalam kejadian ini sehingga untuk sementara tidak bisa dilalui.

Diketahui, di wilayah Kecamatan Cigudeg ini dua kampung yakni Kampung Lebak Wangi dan Kadaung di Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor juga diterjang banjir pada Senin (9/8/2021) malam.

Banjir ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB pasca hujan dengan intensitas tinggi mengguyur dan membuat Sungai Cidangdeur meluap.

"Akibat hujan dengan intensitas yang tinggi dan terus menerus, mengakibatkan banjir aliran kali Cidangdeur dan berdampak banjir pada pemukiman warga. Kedalaman air di pemukiman sampai 1,5 meter," kata Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/8/2021).

Dia menjelaskan bahwa sebanyak 32 rumah warga yang ditinggali total 175 jiwa di Kampung Kadaung terendam banjir dalam peristiwa ini.

Selain itu, sebuah pondok pesantren dengan jumlah penghuni 70 santri di Kampung Lebak Wangi juga ikut terdampak.

"95 orang warga di Kampung Kadaung mengungsi ke Majelis Ta'lim Kedaung. Tapi sekarang sudah kembali lagi ke rumah masing-masing," kata Adam.

Imbas kejadian ini, kata dia, tanggul Sungai Cidangdeur didapati jebol dan dibutuhkan penanganan lebih lanjut.

Saat ini, kata Adam, air sudah surut namun masih banyak material lumpur di rumah yang terdampak sehingga memerlukan penanganan pembersihan dan ada rencana kerja bakti bersama para relawan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved