Breaking News:

3.626 Pelanggar Tilang Belum Bayar Denda di Kejari Kota Bogor, Siap-siap Desember Akan Dimusnahkan

Riyadi Setiadi mengatakan saat ini ada 3.626 pelanggar yang belum membayar denda tilang dan menebus barangbukti.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bogor, di Jalan Ir H Djuanda, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Ribuan pelanggar lalu lintas di Kota Bogor belum membayar denda tilang dan pengambilan barangbukti di Kejaksaan Negeri Kota Bogor

Kasi Pidum Kejari Kota Bogor Riyadi Setiadi mengatakan saat ini ada 3.626 pelanggar yang belum membayar denda tilang dan menebus barangbukti.

Saat ini kata Riyadi terjadi penumpukan berkas karena pelanggar menunda pengambilan berkas dalam waktu yang lama, bahkan ada yang hingga tahunan.

"Banyak masyarakat yang belum mengambil barang bukti tilang bahkan sejak 2019 hingga kini," kata Riyadi, Kamis (12/8/2021).

Berdasarkan data, sebanyak 3.626 pelanggar lalulintas belum menyelesaikan administrasinya dengan melakukan pembayaran denda pelanggaran.

"Banyak yang tidak diambil, seharusnya kan jadi pemasukan PNBP (penerimaan negara bukan pajak), padahal memang belum diambil," kata Riyadi.

Apabila dalam waktu empat bulan dari pengumuman disampaikan tidak ada penyelesaian maka Kejaksaan berhak melakukan pemusnahan.

"Desember nanti dimusnahkan," ucapnya.

Kebijakan itu tertuang berdasarkan surat tentang ketetapan gugurnya/hapusnya wewenang mengeksekusi sesuai format P-49, Keputusan Kejaksaan Agung RI Nomor : 132/J.A/11/1994 tentang administrasi perkara pidana, Vide pasal 84 ayat (1) dan (2) KUHP mengenai gugurnya/hapusnya wewenang Jaksa untuk mengeksekusi perkara gugur karena daluwarsa.

"Saya imbau kembali agar pelanggar yang tilang pada periode pelanggaran lalulintas tilang periode tahun 2019 untuk dapat segera menyelesaikan pembayaran denda dan pengambilan barang bukti," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved