IPB University

Rektor IPB University Bicara Beragam Isu di Hadapan Peserta Konferensi Internasional ICENIS 2021

Kegiatan ini diikuti lebih dari 500 orang peserta yang berasal dari berbagai lembaga atau universitas maupun praktisi di 16 negara.

IPB University
Prof Arif Satria, Rektor IPB University 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Rektor IPB University Prof Arif Satria berkesempatan menjadi salah satu keynote speaker pada International Conference on Energy, Environment, Epidemiology and Information System (ICENIS) 2021 pekan lalu.

Pada kesempatan ini, Prof Arif Satria membawakan makalah berjudul "Mainstreaming Sustainability Sciences in Natural Resources Management and SDGs”.

Dalam persentasinya, Prof Arif Satria menekankan bahwa IPB University memiliki agenda riset Agro-Maritim 4.0 yang sudah diimplementasikan melalui pendekatan interdisiplin dan transdisiplin.

Sebagai contoh Agro-systems Production 4.0, Smart Coastal Management, Early Warning Systems for Coastal Community/Fisheries, Micro Satellite Development for Food Security & Environmental Monitoring, Drone & Artificial Intelligent for Monitoring Biodiversity on Oil Palm Plantation, Fire Risk Systems.

“Semua itu dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai teknologi berikut aspek kelembagaan dan sosial ekonominya. Tujuannya adalah untuk memecahkan ragam masalah yang pada akhirnya berorientasi ke arah Sustainable Development Goals (SDGs). Program-program IPB University juga diarahkan untuk sejalan dengan 17 SDGs,” ujarnya.

Konferensi internasional ini diketuai oleh Prof Tri Retnaningsih Soeprobowati, Guru Besar Limnologi dan Pengelolaan Sumberdaya Air Universitas Diponegoro.

Dalam sambutannya, Prof Tri menyampaikan bahwa kegiatan ini mengangkat tema “The Impacts of COVID-19 Pandemic on Water, Environment, Energy, Information System and Strategies for their Adaptation and Mitigation”.

“Kegiatan ini merupakan respon terhadap situasi yang kita hadapi saat ini. Selain itu, menjadi wadah untuk meng-update riset-riset terbaru, membangun dan menguatkan jaringan riset baik itu dalam skala regional maupun skala global,” imbuhnya.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 500 orang peserta yang berasal dari berbagai lembaga atau universitas maupun praktisi di 16 negara.

Di antaranya Indonesia, Belanda, Jepang, Cheko, Algeria, Sudan, Uganda, Malaysia, Tanzania, Timor Leste, Afrika Barat, Turki, Uzbekistan, Taiwan, Australia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Pada kegiatan ini juga telah diloloskan sebanyak 430 artikel ilmiah yang akan dipersentasikan di berbagai sesi pararel.

Selain Rektor IPB University, kegiatan ini juga menghadirkan keynote speaker lain dari berbagai institusi dan negara.

Yaitu Prof Peter Gell (Federation University, Australia), Prof Magaly Koch (Boston University, USA), Prof Fatimah Md Yusoff (Universiti Putra Malaysia), Prof Robert Peacock (University of the Free State South Africa), Dr Seetharaman Vaidyanathan (The University of Sheffield, UK), Prof Elco van Burg (Universiteit Amsterdam, Netherland), Prof Wiku Adisasmita, (Juru Bicara Indonesia untuk Penanganan COVID-19), Ir Laksmi Dhewantthi, MA (KLHK (Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim) dan Dr Budi Warsito (Sekolah Pascasarjana UNDIP). (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved