Tragedi Berdarah Malam 1 Suro, Kades di Kediri Ungkap Keganjilan Kematian Ibu Muda: Baru Kali Ini

Tragedi berdarah terjadi tepat di malam 1 Suro atau 1 Muharram 1443 Hijriyah.

Penulis: Damanhuri | Editor: Soewidia Henaldi
net
ilustrasi tewas 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tragedi berdarah terjadi tepat di malam 1 Suro atau 1 Muharram 1443 Hijriyah.

Insiden ini menimpa seorang perempuan muda bernama Eka Rini alias ER berusia 29 tahun.

Peristiwa itu terjadi di Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Perempuan muda itu tewas ditangan suaminya sendiri yakni ANH (30).

Kepala Desa Wonojoyo Dwi May Susanto keganjilan di malam terjadinya pembunuhan yang menimpa seorang warganya tersebut.

Menurutnya, peristiwa ini merupakan yang pertama kali terjadi di desanya.

"Belum pernah ada kejadian ini, ya ini baru pertama kami tahu ada peristiwa pembunuhan," kata dia.

Kades kembali bercerita, di malam kejadian memang banyak warga setempat yang tengah melakukan jaga malam.

Sebab, kata dia, malam itu bertepatan dengan malam 1 Suro tepatnya hari Senin tanggal 9 Agustus 2021 malam

Dwi May Susanto mengungkap, keganjilan saat pembunuhan itu terjadi.

Pihaknya tak mendengar suara keributan seperti orang sedang bertikai pada umumnya.

"Malam kejadian itu kan malam 1 Suro, warga sini banyak yang berjaga. Dan selama berjaga juga tak dengar suara apa pun, entah teriakan atau lainnya," jelas Kades Wonojoyo.

Bahkan saat kejadian korban dilaporkan bunuh diri di dalam rumah itu terdapat ibu pelaku, yang juga tak mendengar suara keributan.

"Pelaku dengan tenang menyampaikan ke ibunya kalau istrinya mencoba bunuh diri," jelas Dwi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved