Breaking News:

Integrasikan Aset Pemkot Bogor dengan PT KAI, Tembok Pembatas Alun-alun Dijebol

tembok yang dibangun dengan bata merah tersebut sudah ada sekitar 30 tahun sejak dibangunnya Taman Ade Irma Suryani.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama perwakilan dari PT KAI Daop 1 dan Kepala Dinas Perumahan Dan Pemukiman Kota Bogor secara simbolis menyaksikan pembongkaran tembok pembatas antara alun-alun dan Stasiun Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama perwakilan dari PT KAI Daop 1 dan Kepala Dinas Perumahan Dan Pemukiman Kota Bogor secara simbolis menyaksikan pembongkaran tembok pembatas antara alun-alun dan bagunan Stasiun Bogor.

Seperti diketahui tembok yang dibangun dengan bata merah tersebut sudah ada sekitar 30 tahun sejak dibangunnya Taman Ade Irma Suryani.

Setelah puluhan tahun, tembok tersebut terlihat rapuh dan kumuh.

Untuk mendukung pembangunan Alun alun Kota Bogor, Pemkot Bogor dan PT KAI sepakat menjebol tembok tersebut.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan upaya ini dilakukan sebagai bentuk mengintegrasikan antara aset Pemerintah Kota Bogor dengan aset milik PT KAI.

"Oleh karena itu saya sangat berterimakasih kepada PT KAI kemudian dari Daop satu PT KAI ya, Kementerian Perhubungan, PT KCI yang turut serta mendukung rencana pembangunan Alun-alun Kota Bogor, hari ini kita coba untuk mengintegrasikan antara aset pemerintah Kota Bogor dengan aset PT KAI," ujarnya, Jumat (13/8/2021).

Setelah tembok dijebol akan dibangun saluran drainase dan tembok pemisah aset.

"Jadi aset PT KAI tentu tidak akan kita ganggu gugat ya, dan akan sama-sama kita pelihara sekaligus juga menjadi integrasi dari Alun-alun Kota Bogor bersama-sama dengan Masjid Agung nantinya," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved