Kabar Artis
Dicoret dari KK, Abel Tak Ngarep Warisan Bambang Pamungkas, Nikita Mirzani : Emang Ada Hartanya ?
Alih-alih ngotot soal warisan, Jane Abel justru mengaku tak berminat mendapatkan harta Bambang Pamungkas.
Penulis: khairunnisa | Editor: Soewidia Henaldi
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Berbincang dengan Jane Abel, putri Bambang Pamungkas yang namanya dicoret dari Kartu Keluarga (KK), artis Nikita Mirzani terenyuh.
Karenanya tanpa ragu, Nikita Mirzani pun menawarkan bantuan kepada Jane Abel.
Ibu tiga anak itu mengaku siap membantu Abel hingga mendapatkan keinginannya.
Diakui Jane Abel, dirinya hanya ingin Bambang Pamungkas memberi kejelasan soal mencoret nama anak kandungnya dari KK.
Obrolan antara Nikita Mirzani dan Jane Abel anak sulung Bambang Pamungkas itu terekam dalam vlog di kanal Langit Entertainment.
Dilansir TribunnewsBogor.com pada Sabtu (14/8/2021), Nikita Mirzani penasaran dengan alasan Bambang Pamungkas mencoret nama anak kandungnya sendiri dari KK.
Baca juga: Viral Penemuan Paket Selundupan Ular Berbisa, Kurir Kaget Dengar Respon Pengirim : Saya Diblokir
Lagipula diakui Nikita Mirzani, alasan sang pesepakbola kala menghapus nama Abel dari KK itu tidak masuk akal.
"Kenapa nama Abel bisa dicoret dari KK ?" tanya Nikita Mirzani.
"Enggak tahu juga enggak jelas. Cuma di surat pernyataan beliau itu ditulis untuk mempermudah administrasi Aku di Solo karena Aku kuliah di Solo," ujar Jane Abel.
"Hubunganya apa sama coret KK. Kan Kamu anak kandung," imbuh Nikita Mirzani heran.

Alih-alih minta diakui, Jane Abel mengaku hanya ingin satu hal.
Yakni agar Bambang Pamungkas segera memberi kejelasan dan surat pindah kepadanya.
Hal itu diinginkan Jane Abel agar proses pemindahan data dirinya ke kartu keluarga yang baru cepat diproses.
Baca juga: Curhat David NOAH Kelimpungan Bayar Sendiri Utang Miliaran Rupiah, Perusahaan Bubar Ditinggal Kolega
Sebab diakui Abel, dirinya kini kesulitan mengurus kepindahan KK dari Jakarta ke Solo karena tidak adanya surat pindah.
Adapun surat pindah tersebut menurut Abel telah dipegang oleh Bambang Pamungkas.