Breaking News:

Hasil Survei, Optimisme Warga Kota Bogor Menghadapi Pandemi Covid-19 Capai 84 Persen

Dari 20 ribu responden berbagai profesi dalam hasil survei ini tercatat bahwa sebanyak 47 persen sangat optimis

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Tim IPB University presentasikan hasil survei Persepsi Masyarakat Kota Bogor terhadap Pandemi Covid-19 2021 dihadiri Forkopimda di Paseban, Balai Kota Bogor, Minggu (15/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Optimisme masyarakat Kota Bogor menghadapi pandemi Covid-19 cukup tinggi berdasarkan hasil survei Persepsi Masyarakat Kota Bogor terhadap Pandemi Covid-19 2021 yang dilakukan Pemkot Bogor bersama IPB University.

Dari 20 ribu responden berbagai profesi dalam hasil survei ini tercatat bahwa sebanyak 47 persen sangat optimis, 37 persen optimis, 14 persen ragu-ragu, 1 persen tidak optimis dan 1 persen sangat tidak optimis.

"Kita melihat ada kabar bagus ya, kabar baik, bahwa 84 persen warga optimis bahwa Covid-19 ini bisa kita taklukan," kata Wali Kota Bogor Bima Arya kepada wartawan, Minggu (15/8/2021).

Hal ini, kata Bima, bisa jadi modal sosial yang bagus dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang sudah merebak selama dua tahun terakhir ini.

Ditambah pula kepedulian masyarakat Kota Bogor terhadap tetangga yang terpapar dalam hasil survei ini tercatat 78 persen memberi bantuan makanan, 10 persen memberikan bantuan vitamin, 7 persen lainnya, 3 persen mengucilkannya dan 2 persen menyuruh pindah tempat.

"Ini modal sosial yang luar biasa. Warga memiliki solidaritas sosial, cukup banyak persentasi warga yang mengaku pernah menyumbang atau ingin menyumbang membantu saudara-saudaranya," kata Bima.

Survei yang dilakukan tim dari IPB University ini, kata Bima, membuat Kota Bogor optimis.

Meski begitu, masih ada catatan-catatan yang masih harus dibenahi.

"Jadi survei ini membuat kita optimis, tapi juga banyak catatan bahwa ke depan ada hal-hal yang terus harus kita antisipatif, terutama ekonomi yang sangat tidak mudah," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved