Breaking News:

Misteri Bocah 2 Tahun Hilang, Keluarga Siapkan Rp 20 Juta, Peramal Singgung Roh Halus : Dia Diculik

Mulai dari mendatangi peramal, hingga adakan sayembara berhadiah Rp 20 juta dilakukan keluarga demi menemukan bocah 2 tahun tersebut

Penulis: Uyun | Editor: Ardhi Sanjaya
Kolase Facebook Udin Bos
Misteri bocah 2 tahun hilang, keluarga kasih sayembara Rp 20 Juta, peramal sampai turun tangan 

TRIBUNNEWBSOGOR.COM -- Menghilangnya seorang bocah 2 tahun hilang di Kampar Riau hingga kini masih jadi misteri.

Balita bernama Sakiya Rafifa Islami itu diketahui hilang sejak Senin 9 Agustus 2021 sekira pukul 11.00 WIB.

Keluarga pun mengupayakan segala macam cara demi bisa menemukan Kiya, panggilan karib sang bocah.

Mulai dari mendatangi peramal, hingga adakan sayembara berhadiah Rp 20 juta.

Namun, hingga 9 hari sejak menghilang, korban yang karib disapa Kiya itu belum juga ditemukan.

Kronologi Kejadian

Awalnya, Kiya hilang di sekitar rumahnya di Dusun III Pantai Pulau Desa Terantang Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

Pada hari dia menghilang, sejak pagi Sakiya bermain bersama ayahnya di rumah mereka.

Lalu sekitar pukul 11.00 WIB, balita itu meminta bantuan sang ayah memasangkan sandal di kakinya.

Sang ayah kemudian menuruti permintaan putrinya itu.

Baca juga: Misteri Ibu dan Anak Gadis Ditemukan Tewas di Bagasi Mobil, Suami Korban Curiga Lihat Kondisi Rumah

Dengan sandal yang dipakaikan ayahnya, Sakiya pergi keluar rumah.

Tak lama kemudian, balita itu menghilang.

Ayah yang panik mencari-cari Sakiya di luar rumah dekat Sungai Kampar, karena diduga sang bocah terseret sungai.

Menurut ayah korban, ada warga yang mengaku melihat orang hanyut setelah Kiya hilang.

FOLLOW:

Mendengar pengakuan warga tersebut, tim gabungan yang melakukan pencarian.

Candra menyebutkan, pencarian hingga hari keempat sudah mencakup radius jelajah mencapai 10 kilometer ke hulu dan 20 kilometer ke hilir.

"Kita kejar ke hilir. Ternyata boneka besar. Memang pas sebesar bayi dua tahun," ujar Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Adi Candra Lukita.

Pencarian di Sungai Kampar sekitar Desa Terantang sudah berlangsung sampai 4 hari.

Akan tetapi, bocah 2 tahun itu tak juga ditemukan.

Keluarga lantas meminta pencarian dihentikan pada Rabu (11/8/2021) sore.

Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Ditemukan Tewas Dalam Bagasi Mobil Alphard, Mayat Korban Ditemukan Menumpuk

Umumkan Sayembara cari anak hilang

Empat hari tak ditemukan, Nazarudin, paman kandung Kiya, mengumumkan sayembara itu melalui akun Facebook "Udin Bos" pada Sabtu (14/8/2021).

Nazarudin adalah abang dari ibu Kiya, Riska Fadela. Istri dari Muhammad Islami, ayah balita malang itu.

Sayembara itu menjanjikan hadiah bagi orang yang menemukan balita di Kampar diumumkan paman korban.

Unggahan itu mencantumkan foto Kiya.

Misteri bocah 2 tahun hilang, keluarga kasih sayembara Rp 20 Juta, peramal sampai turun tangan
Misteri bocah 2 tahun hilang, keluarga kasih sayembara Rp 20 Juta, peramal sampai turun tangan (Kolase Facebook Udin Bos)

Nazarudin menambahkan sayembara yang digelarnya itu menawarkan hadiah Rp 20 juta bagi orang yang menemukan keponakannya.

"Bagi siapa saja yang bisa menemukan anak kamu yang hilang, salam keadaan hidup atau mati.

Saya akan memberi imbalan Rp 20 juta," tulis Udin Bos atau Nazarudin di akun Facebooknya.

Ketika dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com, Minggu (15/8/2021) malam, Nazarudin membenarkan sayembara tersebut.

Nazarudin menuturkan, sayembara ini adalah salah satu upaya yang ditempuh keluarga.

Keluarga sudah meminta bantuan dari paranormal.

Baca juga: Dulu Digusur Ahok, Anies Baswedan Bangun Lagi Kampung Susun Akuarium, Begini Penampakannya Sekarang

Berbagai kemungkinan penyebab hilangnya Kiya, menjadi pertimbangan untuk mengambil langkah yang ditempuh.

"Ini sekarang nggak tau kenapa. Entah diculik, dibawa roh halus. Tapi mungkin besok mau melapor ke polisi," kata Nazarudin.

Ia menegaskan, apapun upaya yang dilakukan, keluarga tetap berserah kepada Tuhan.

"Keluarga tetap menyerahkan kepada yang Satu. Kita hanya bisa berusaha aja," ujar Nazarudin.

Nazarudin mengkonfirmasi sayembara berlaku 10 hari atau sampai 24 Agustus 2021.

bocah 2 tahun hilang, keluarga kasih sayembara
bocah 2 tahun hilang, keluarga kasih sayembara ()

Rumor Dibawa Alam Gaib

Ada rumor beredar jika bayi itu hilang ditelan oleh alam gaib.

Kepala Desa Terantang, Asmara Dewi menjelaskan pertimbangan keluarga yang meminta pencarian dihentikan.

"Keluarga punya firasat seperti dibawa roh halus gitu," ungkap Asmara kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (12/8/2021).

Baca juga: Demi Bantu Balita yang Kelainan Jantung, Atlet Wanita Ini Rela Lelang Medali Perak Olimpiade Tokyo

Keluarga berencana meminta bantuan kepada ahli spiritual untuk melakukan pencarian.

Asmara sebenarnya sudah melaporkan kehilangan balita malang, Sakiya Rafifa Islami, ke Kepolisian Sektor Tambang.

Tetapi sebaiknya kehilangan ini dilaporkan langsung oleh orangtuanya.

Menurut Asmara, Kiya, sapaan akrab bayi itu, hilang di halaman depan rumah saat bermain di dalam pengawasan sang ayah, Muhammad Islami.

"Ntahlah, sekejap aja hilang," katanya.

Ilustrasi Penculikan
Ilustrasi Penculikan (Tribunnews.com)

Terawangan peramal

Seorang ahli spiritual di Kampar yang menyamarkan namanya dengan Uwak Gondrong menyinggung soal dugaan Kiya dibawa roh halus.

Hasil penerawangan Uwak Gondrong, ia mengaku tidak yakin jika ada kekuatan gaib di balik hilangnya Kiya.

Menurutnya, balita cantik itu hilang diculik yang pelakunya diperkirakan berjumlah dua orang.

Ditanya tanggapannya tentang pendapat Uwak Gondrong, Nazarudin menyatakan akan menjadi bahan pertimbangan keluarga.

Ia tidak mempersoalkan hasil penerawangan Uwak Gondrong.

(TribunBogor/TribunSumsel)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved