Info Ibu Hamil

Cara Cepat Hamil Anak Kedua setelah Berhenti KB, Simak Ulasannya

Namun itu bukan berarti setiap wanita akan jadi tidak subur akibat kontrasepsi suntik, lho.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Damanhuri
Kompas.com/Thinkstockphotos
Ilustrasi 

Sebab menurutnya, sperma membutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk sampai betul-betul matang dan siap membuahi sel telur.

3. Posisi Berhubungan Intim

Menurut dr Fransiska, posisi yang tepat adalah posisi yang klasik, yakni wanita di bawah dan pria di atas.

"Posisi itu bisa membantu penyaluran sperma secara maksimal sampai ke sel telur, selama tidak ada gangguan reproduksi," ujarnya.

Dengan posisi tersebut, lanjut dia, proses pembuahan bisa dibantu dengan gravitasi.

"Sehingga bisa disalurkan dengan lancar dan baik, jadi hanya untuk membantu saja," tambahnya.

Baca juga: Cara Hamil Anak Laki-laki Secara Alami, Perbanyak Konsumsi Daging dan Sayuran

Baca juga: Cara Hamil Bayi Kembar Tanpa Ada Garis Keturunan, Ibu Usia di Atas 30 Tahun Berpeluang Lebih Besar

4. Waktu Berhubungan Intim

Beberapa penelitian, kata dia, menunjukan bahwa kondisi sperma paling optimal itu pagi hari.

"Sebenarnya enggak ada masalah pagi atau siang, yang penting ibunya jangan langsung berdiri atau beraktivitas, nanti spermanya keluar lagi," kata dia.

Untuk itu, sebaiknya setelah berhubungan intim, istri istirahat terlebih dahulu dengan berbaring.

5. Menjaga Kualitas Sperma

Untuk laki-laki, sebaiknya jangan terlalu sering berhubungan seksual.

Kemudian laki-laki juga diminta untuk menghindari rokok.

"Karena rokok itu diindikasi bisa mengganggu jumlah sperma, bentuk sperma," kata dia.

Selain itu kurangi juga alkohol, karena itu juga tidak baik.

"Makan makanan yang bergizi, sayur, buah, plus olahraga yang teratur, kalau perlu konsumsi vitamin," katanya.

Lalu, hindari juga mandi atau berendam air panas.

6. Pola Hidup Sehat

Untuk pasangan suami istri yang ingin cepat dikaruniai momongan, sebaiknya makan-makanan bergizi.

"Banyakin sayuran mengandung zat besi seperti sayuran hijau, beras merah, roti gandum," kata dia.

Kemudian sebaiknya kurangi makanan yang mengandung lemak jahat.

"Lebih baik konsumsi lemak baik, seperti pada ikan, omega 3 dan lainnya," tandasnya.

dr Fransiska juga mengatakan bahwa para wanita jangan malah minum susu dengan alasan takut gemuk.

"Sudah banyak yang low fat kok, minum juga vitamin E dan asam folat ya," jelasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved