Breaking News:

Pelanggan PDAM Kota Bogor Boleh Hubungi Call Center Jika Air Tetangga Tak Mengalir

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor ajak pelanggan melakukan gerakan 5C.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
istimewa/PDAM Tirta Pakuan
Direktur Umum PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Rivelino Rizky 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor ajak pelanggan melakukan gerakan 5C.

Direktur Umum PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Rivelino Rizky mengatakan bahwa gerakan ini merupakan langkah pengecekan sebelum melapor gangguan pengaliran air ke call center Tirta Pakuan.

"Karena  kadang-kadang ada masyarakat yang langsung telpon call center, 'Pak air saya mati'. Padahal ini stop keran tertutup setelah petugas datang. Stop keran tertutup itu entah dimainin anak atau lupa dibuka lagi," kata Rivelino Rizky kepada wartawan, Minggu (22/8/2021).

Gerakan 5C ini antara lain cek stop keran, cek gegel merah di meter air, cek pipa distribusi depan rumah, cek aliran air di tetangga dan cek langsung ke call center.

"Kalau di tempat pelanggan itu air mati, di tetangga tidak, itu ada masalah bisa dilihat pada kran apakah tertutup. Jadi ada koordinasi dengan tetangga juga untuk mengetahui kondisi air. Nah, kalau ada apa-apa langsung hubungi call center," katanya.

Gerakan 5C ini bertujuan setidaknya untuk meminimalisir pengaduan yang masuk ke call center yang sering ditindaklanjuti petugas hanya dengan membuka stop keran saja. 

"Kami bukan berarti tidak mau menerima komplain, hanya saja kadang-kadang seperti hanya lupa menutup keran, temen-temen petugas datang," katanya.

Kampanye gerakan C5 ini, kata dia, baru melalui media sosial Perumda Tirta Pakuan dan masih digencarkan lagi kedepannya agar diketahui oleh seluruh pelanggan. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved