Breaking News:

Suami Wafat Karena Covid-19, 299 Wanita di Kota Bogor Kini Jadi Janda

Iceu Pujiati mengatakan bahwa data tersebut adalah laporan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TRIBUNNEWS/YOUTUBE
ILUSTRASI - Wanita ditinggal suaminya 

“Termasuk yang bersekolah di swasta. Dananya kita usahakan ada yang dari kegiatan atau program dinas, ada juga donasi dari gaji ASN yang disisihkan, termasuk hasil lelang barang pribadi saya kemarin (Rp53,7 juta). Kemudian semuanya juga akan didampingi konseling dari DPMPPA (Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perlindungan Perempuan dan Anak). Mereka harus tetap bisa meraih masa depan,” jelas Bima Arya.

Bicara keberlangsungan program tersebut, Bima menyebut akan dilihat kasus per kasusnya.

“Saya sudah minta kepada Pak Camat, Pak Lurah, mendata kebutuhannya apa. Bermacam-macam, ada yang sudah tinggal dengan keluarganya, ada yang mungkin masih mencari tempat tinggal, ada yang perlu biaya kuliah semuanya di data terlebih dahulu,” ujar Bima Arya.

“Kita juga sudah punya RPJMD, kita juga sudah memiliki banyak aturan dan program yang intinya menguatkan Bogor sebagai kota yang ramah keluarga dan layak untuk anak. Setiap tahun kita berusaha meningkatkan status itu. Jadi landasan, pijakannya itu. Lain-lainnya saya percaya siapapun pengganti saya nanti tetap akan memiliki kepedulian yang sama,” pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved