Breaking News:

Dihantam Pandemi Covid, Bima Arya Ungkap 60 Persen Warga Kota Bogor Berkurang Pendapatannya

berdasarkan data Kota Bogor selama Pandemi Covid-19, 60 persen warga Kota Bogor berkurang pendapatannya.

Editor: Soewidia Henaldi
istimewa/Pemkot Bogor
Paguyuban Pebisnis Kreatif Mandiri UMKM Kota Bogor menggelar Gebyar UMKM sebagai puncak acara Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap 12 Agustus. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Paguyuban Pebisnis Kreatif Mandiri UMKM Kota Bogor menggelar Gebyar UMKM sebagai puncak acara Hari UMKM Nasional yang diperingati setiap 12 Agustus.

Serangkaian kegiatan mulai dari lomba foto produk, lomba kisah inspiratif dan talk show sudah digelar sebelumnya.

Di puncak peringatan ini Wali Kota Bogor, Bima Arya turut menyampaikan beberapa pesan secara virtual.

"Saya ucapkan selamat untuk semua pejuang UMKM yang sekarang ini banyak memiliki semangat juang yang tinggi di tengah berbagai macam keterbatasan dan cobaan," ujar Bima Arya, Minggu (29/8/2021).

Bima Arya mengatakan, berdasarkan data Kota Bogor selama Pandemi Covid-19, 60 persen warga Kota Bogor berkurang pendapatannya, 35 persen sempat kehilangan pekerjaannya, namun ada juga sekitar 5 persen warga yang pendapatannya naik ketika masa Pandemi.

"5 persen ini mereka yang bisa melihat peluang, ada yang usaha di bidang urban farming, produk UMKM, di bidang alat-alat kesehatan dan lainnya karena yang terpenting bagaimana kita bisa saling berbagi dan sama-sama menyemangati untuk melihat peluang," katanya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kata dia, terus berusaha dan berikhtiar membuka lebih banyak kesempatan melalui dinas, seperti pelatihan, bantuan pemasaran dan baru-baru ini Pemkot Bogor meluncurkan program Bogor Hitz.

Bogor Hitz ini merupakan aplikasi bagi warga yang menekuni usaha kecil, terlebih dahulu di akurasi, diseleksi baru setelah masuk Bogor Hitz dilatih, dibantu, dikembangkan untuk dibukakan pasarnya.

"Hal paling penting dari UMKM itu daya juang untuk terus belajar, mengasah diri, tidak bergantung pada bantuan-bantuan yang lain, karena kalau bergantung pada bantuan tidak akan bisa berkembang," tegasnya.

Wali Kota melanjutkan, ia banyak melihat UMKM yang semangat, berusaha mencari di internet, mencari kesempatan untuk memperbaiki produk, belajar dari yang lain hingga sukses.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved