Breaking News:

Disnaker Kota Bogor: Perusahaan Butuh Tenaga Kerja yang Kompeten

Namun meski demikian, diyakini sektor ekonomi akan kembali begeliat dan kebutuhan akan tenaga kerja semakin meningkat.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan Kota Bogor Elia Buntang saat menjelaskan soal persiapan unutuk mempersiapakan kebutuhan tenaga kerja di tahun 2022. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia terus memberikan kabar baik.

Terlebih saat ini pemerintah sedang melakukan upaya percepatan vaksinasi.

Pandemi Covid-19 yang sempat berimbas juga pada sektor ekonomi sempat membuat perekonomian menurun.

Namun meski demikian, diyakini sektor ekonomi akan kembali begeliat dan kebutuhan akan tenaga kerja semakin meningkat.

Untuk mempersiapkan tenaga kerja di tahun 2022, Dinas Ketenaga Kerjaan Kota Bogor membuat terobosan baru untuk menyiapkan skill dan etos serta disiplin kerja para pencari kerja.

Kadisnaker Kota Bogor Elia Buntang mengatakan kebutuhan tenaga kerja di dalam kota sendiri sebenarnya cukup besar.

Namun yang jadi pertanyaan adalah mampukah para pencari kerja ini memenuhi apa yang dibutuhkan perusahaan sehingga perusahaan tidak mencari pekerja dari luar daerah.

"Jadi sebetulnya konsep pelatihan kerja bukan pemerintah yang menyiapkan, tapi yang harus disiapkan pemerintah adalah instruktur-instruktur profesional yang bersetifikat, sehingga para pencari kerja bisa mendapatkan materi yang sesuai,  kita harus sinkronkan apa sih yang dibutuhkan dengan tenaga industri, kerja seperti apa yang dibutuhkan, baru adakan pelatihan," ujarnya.

Nantinya kata Elia, Disnaker akan memberdayakan SMK-SMK yang ada di Kota Bogor sebagai sarana pelatihan.

Dengan adanya program ini kata Elia permasalahan mengenai serapan tenaga kerja bisa difasilitasi oleh pelatihan yang ada.

"Bukan lagi bicara berapa upahnya, tapi bagaimana yang dituntut itu kompetensinya, nantinya dalam pelatihan akan ada soft skill kaitan etos kerja, disiplin kerja, itu yang perlu kita tingkatan," ujarnya.

Kedepan kata Elia Disnaker Kota Bogor juga berupaya menyusun strategi agar pekerja di Kota Bogor bisa terserap industri.

"Targetnya, menyediakan tenaga kerja berdasarkan kompetensinya tidak mudah, butuh waktu, kenapa mulai sekarang di tahun 2021, ya agar ada persiapan 2022," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved