Breaking News:

Nasib Staf Kelurahan yang Bobol PeduliLindungi dan Jual Sertifikat Vaksin Palsu, Ini Siasat Liciknya

Jason menyebut, sanksi tegas diberikan kepada HH berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan jajarannya.

Editor: Tsaniyah Faidah
Tribunnews.com/Fandi Permana
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Irman bersama Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers pengungkapan penjualan sertifikat vaksin Covid-19 yang didapat melalui akses ilegal di Aplikasi PeduliLindungi, Jumat (3/9/2021) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Begini nasib staf kelurahan yang bobol PeduliLindungi dan jual sertifikat vaksin palsu Rp 500 ribu.

Staf Kelurahan Kapuk Muara berinisial HH (30) yang membobol situs PeduliLindungi akhirnya dipecat.

Lurah Kapuk Muara Jason Simanjuntak mengatakan, HH yang merupakan pegawai honorer dipecat sejak 2 September 2021 lalu.

"Dia diberhentikan karena kasusnya kan kriminal ya," ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (3/9/2021).

Jason menyebut, sanksi tegas diberikan kepada HH berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan jajarannya.

"Pimpinan dan staf sudah dikumpulkan, kami ambil sikap pemutusan hubungan kerja," ujarnya.

Baca juga: Ngeluh Sakit Perut, Gadis ABG Berobat ke Dukun, Bukannya Sembuh Malah Hamil 5 Bulan

Ia menerangkan, HH sudah bekerja sebagai pegawai honorer di Kelurahan Kapuk Muara sejak 4 tahun lalu.

"Dia pegawai non PNS, bekerja membantu bagian tata usaha," kata Jason.

Diberitakan sebelumnya, aksi pembobolan data melalui aplikasi PeduliLindungi dibongkar Polda Metro Jaya.

Satu diantara pelaku merupakan pegawai Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara yang telah diringkus jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved