Kabar Artis
Saipul Jamil Disambut Bak Pahlawan, Gus Miftah Sindir Tak Punya Malu : Anda Pelaku Bukan Korban !
Ketika pertama kali keluar dari penjara, Saipul Jamil langsung disambut meriah bak juara olimpiade, Gus Miftah beri sindiran keras
Penulis: Uyun | Editor: Soewidia Henaldi
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penyambutan Saipul Jamil bak juara olimpiade saat keluar dari penjara menuai kritik dari beberapa pihak.
Kali ini kritikan dan 'tamparan' keras itu disampaikan oleh ulama Gus Miftah.
Setelah dipenjara selama 5 tahun atas kasus pelecehan seksual, Saipul Jamil bebas dari penjara pada Jumat 2 September 2021.
Ketika pertama kali keluar dari penjara, Saipul Jamil langsung disambut meriah bak pahlawan dan juara olimpiade.
Mantan suami Dewi Perssik itu tampak dikalungkan rangkaian bunga, persis seperti atlet yang baru tiba di Tanah Air.
Bahkan Saipul Jamil dijemput pakai mobil mewah Porsche warna merah.
Dengan senyum cerahnya, Saipul Jamil melambaikan tangan dari atas mobil mewah, menyapa para penggemar yang sudah menantikan kebebasannya.
Melihat hal tersebut, Gus Miftah lantas memberikan sindiran kerasnya.
"Juara olimpiade?" tulis Gus Miftah, dilansir TribunnewsBogor.com dari akun Instagram @gusmiftah.
Setalah itu, Gus Miftah menyinggung soal ucapan Saipul Jamil ketika pertama kali bebas dari penjara.
Bukannya minta maaf, Saipul Jamil justru ucapkan terima kasih kepada orang-orang yang sudah memberikan dukungan untuknya.
"Buat mama saya makasih support-nya, buat teman-teman saya makasih. Buat penggemar Bang Ipul di mana pun berada makasih," tuturnya dikutip dari YouTube Cumicumi.
"Terutama buat penggemar, saya terima kasih. Pokoknya I love you full," tambahnya.
Baca juga: Heboh Petisi Boikot, Saipul Jamil Masih Wara-wiri di TV, Ernest Prakasa Sindir KPI : Lagi Sibuk
Menurut pengasuh pesanten Ora Aji ini, seharusnya Saipul Jamil intropeksi diri atas kesalahan yang pernah dilakukannya.
Meski kesalahan itu terjadi di masa lalu, namun Gus Miftah mengingatkan kembali soal permintaan maaf kepada korban.
"Saya paham kok “orang baik punya masa lalu dan orang jelek punya masa depan”
"Tapi please lah nggak usah euforia berlebihan……
bebas dari penjara harus nya menjadi sebuah Instrospeksi dan muhasabah terhadap semua dosa dan kesalahan, bukan seolah olah anda menang……," tegas Gus Miftah.
FOLLOW:
Lantas, Gus Miftah khawatir jika kasus pelecehan seksual nantinya akan dianggap biasa saja.
Hal itu karena pelaku pelecehan seksual seperti yang menimpa Saipul Jamil ini malah disambut bak pahlawan.
"Justru saya khawatir perilaku berlebihan keluar dari penjara dengan kasus yang tidak senonoh, kasus nya akan dianggap biasa dan akan terjadi pemakluman.
Baca juga: Alvin Faiz Dituding Konsumsi Narkoba, Ameer Azzikra Beri Bantahan Keras : Rokok Aja Gak Demen !
Kemudian, Gus Miftah memberikan 'tamparan' kepada Saipul Jamil yang menurutnya tidak punya malu.
"Dan ini adalah sebuah kekalahan….. kalah karena g punya rasa malu, kalah karena bangga dengan dosa dll," tulis Gus Miftah.
Kembali, Gus Miftah mengingatkan bahwa Saipul Jamil ini jangan bertindak seolah-olah menjadi korban.
Padahal yang sebenarnya, Saipul Jamil adalah pelaku pelecehan seksual.
"INGAT ANDA PELAKU BUKAN KORBAN!!!," tegas Gus Miftah.

Maka dari itu, Gus Miftah meminta agar sang pedangdut betul-betul bertaubat.
"Saran saya : bersikap biasa saja dan terus bertaubat dan memohon ampun kepada Allah, bersyukur masih dikasih kesempatan…," tulis Gue Miftah.
"Saya berdoa untuk anda semoga anda sadar dan Allah menerima taubat anda….," tambahnya.
Baca juga: Buntut Panjang Ayu Ting Ting Polisikan Haters, Tindakan Ayah Rozak dan Umi Kalsum Jadi Bumerang
Jika ada netizen yang menganggap Gus Miftah terlalu mencampuri urusan orang lain, ualama ini pun memberikan jawaban bijaknya.
Menurutnya, sebagai orang yang beriman, ada kewajiban untuk saling menasihati demi kebenaran.
"Kok miftah kepo dengan urusan orang? Bukan kepo broooo ini sudah menjadi domain publik, karena dengan sengaja di publis
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْحَقِّ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ
"Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran." tulis Gus Miftah.

Postingan Gus Miftah ini pun ramai dikomentari netizen dan para artis.
Kebanyakan dari mereka menyetujui tulisan Gus Miftah.
Baca juga: Buntut Video Sindiran, Sensen Disidang Raffi Ahmad, Ungkap Kekesalan ke Fans Nagita : Rugi Banyak
Petisi Boikot Saipul Jamil
Sejak Saipul Jamil bebas dari penjara, petisi boikot sang pedangdut dari televisi masih ramai diperbincangkan.
Hingga sore ini, Senin (6/9/2021), petisi boikot Saipul Jamil sudah tembus 376 ribu orang yang tanda tangan.
Petisi tersebut sudah dibuat sejak 2 September 2021, hari pembebasan Saipul Jamil dari penjara.
"Boikot Saipul Jamil mantan narapidana pedofilia, tampil di televisi nasional dan YouTube," begitu judul petisinya, dilansir TribunnewsBogor.com dari Change.org.

Para netizen yang ikut menandatangani mengaku setuju jika Saipul Jamil diboikot dari seluruh stasiun TV dan Youtube.
Hal itu lantaran kasus pelecehan seksual yang pernah dilakukan mantan suami Dewi Perssik pada bocah laki-laki di bawah umur.
"Saya berempati pada korban. Dan sudah sepatutnya pelaku pedofilia diboikot dari acara manapun karena menimbulkan keresahan masyarakat dan bisa memicu trauma korban.
Sungguh memalukan nama Indonesia, bagaimana mungkin pelaku kejahatan malah diberi panggung dan di arak bak pahlawan yang mengharumkan nama bangsa. Sungguh teramat memalukan!," tulis netizen yang ikut tanda tangan petisi.
"Whats wrong with you people? Kenapa harus disambut sebegitunya udah kek dia mengharumkan negara aja.
Dia ini sampah masyarakat!! Jangan sampai harus anggota keluargamu dulu yg dicabuli baru kalian bisa mikir utk tidak mengelukan orang seperti ini!," tulis netizen lain.
Baca juga: Denny Darko Ramal Kehamilan Lesty, Sebut Rizky Billar Bakal Segera Punya Momongan: Enggak Akan Lama
Perjalanan Kasus Saipul Jamil
Pada 2016, Saipul divonis hukuman penjara di dua kasus.
Pada 14 Juni 2016, Pengadilan Negara Jakarta Utara menjatuhkan hukuman 3 tahun kepada Saipul Jamil.
Kala itu, hakim menyatakan pedangdut itu terbukti melanggar pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul karena mencabuli korban yang tinggal di rumahnya, dan korban saat itu masih usia dini.
Selain kasus pencabulan dan pelecehan seksual, Saipul Jamil juga diadili di kasus suap.
Pangkal masalahnya adalah Saipul lewat pengacaranya menyogok majelis hakim.

Belakangan, uang suap itu hanya dinikmati panitera pengganti Rohadi. Pada 2017, Saipul Jamil divonis 3 tahun bui.
Saipul Jamil terbukti bersalah menyuap majelis hakim di PN Jakarta Utara sebesar Rp 250 juta.
Hakim menyatakan uang Rp 250 juta dari rekening Saipul untuk mempengaruhi hakim PN Jakarta Pusat dalam putusan hakim dalam perkara pencabulan.
Akibat perbuatannya, vonis 3 tahun itu diperberat di tingkat banding.
Hukuman Saipul Jamil di kasus pencabulan menjadi 5 tahun penjara.
Saipul Jamil sempat mengajukan peninjauan kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA).
Namun, PK-nya kandas. PK Saipul Jamil itu diketok pada 11 Desember 2017.
Saipul Jamil dinyatakan tetap melanggar pasal 292 KUHP tentang pencabulan.(*)