Breaking News:

Kasus Covid-19 Meningkat 2 Lipat Lipat Usai Lockdown, Filipina dan Malaysia Terapkan Kebijakan PSBB

Kabarnya pembatasan ini nantinya mirip yang dilakukan di Indonesia seperti PSBB atau PPKM yang pernah dan sedang diberlakukan di Indonesia.

Facebook Herman Sudil
ILUSTRASI - nenek 66 tahun rela jalan kaki dari Malaysia ke Singapura saat lockdown covid-19 

TRIBUNNNEWSBOGOR.COM, MANILA - Filipina termasuk satu negara di Asia Tenggara yang kerap memberlakukan kebijakan lockdown jika kasus Covid-19 melonjak lagi.

Namun setelah beberapa kali diberlakukan Filipina kini menyerah.

Filipina akan mencabut lockdown di ibu kota Manila pekan ini.

Meskipun kasus harian Covid-19 di negara itu justru naik dua kali lipat dibandingkan awal pemberlakuan lockdown.

Perekonomian negara di Asia Tenggara itu dikhawatirkan semakin terpuruk  jika terus menerus menerapkan lockdown.

Sebagai gantinya, Filipina akan menguji coba lockdown lokal atau pembatasan dalam beberapa kegiatan masyarakat untuk membangkitkan kembali perekonomian.

Kabarnya pembatasan ini nantinya mirip yang dilakukan di Indonesia seperti PSBB atau PPKM yang pernah dan sedang diberlakukan di Indonesia.

Baca juga: Jelaskan Alasan Indonesia Tak Bisa Lockdown, Jokowi : Masih Semi Saja, Semua Menjerit

Keputusan pencabutan lockdown tersebut disampaikan juru bicara kepresidenan Filipina, Harry Roque, pada Minggu (5/9/2021).

Lebih dari 13 juta warga Manila di-lockdown sejak 6 Agustus, di tengah rekor lonjakan kasus Covid-19 yang dipicu oleh varian Delta.

Langkah untuk mencabut lockdown Manila dimulai pada Rabu (8/9/2021), tetapi ini justru terjadi saat kasus virus corona harian naik dua kali lipat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved