Breaking News:

Aturan Ganjil Genap Puncak Bogor Dikaji, Dirjen Hubdat Sebut Kapasitas Jalan Sudah Penuh

Pihaknya akan melakukan pencegahan adanya kerumunan atau berkumpul-kumpul yang berpotensi terhadap peningkatan Covid-19.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Direktur Jenderal Hubungan Darat (Dirjen Hubdat) pada Kemenhub, Budi Setiadi di Cibinong, Bogor, Rabu (8/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kini masih mengkaji peraturan menteri terkait penerapan ganjil genap di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor.

"Kita sedang menyiapkan sebagaimana arahan Pak Menteri Perhubungan," kata Direktur Jenderal Hubungan Darat (Dirjen Hubdat) pada Kemenhub, Budi Setiadi di Cibinong, Bogor, Rabu (8/9/2021).

Sebab, kata Budi, setelah PPKM dilonggarkan masyarkat menjadi banyak yang euforia.

Pihaknya akan melakukan pencegahan adanya kerumunan atau berkumpul-kumpul yang berpotensi terhadap peningkatan Covid-19.

"Jadi Pak Menteri minta ke saya untuk cepat segera koordinasi dengan Forkopimda terutama Ibu Bupati dan juga menampung aspirasi masyarakat supaya rancangan yang sekarang kita depelop itu nantinya bisa komprehensif," kata Budi.

Hal yang diutamakan, kata Budi, adalah kelancaran lalu lintas dan keselamatan.

Kemudian aspek bisnis atau kepentingan masyarakat juga harus diakomodir.

"Komprehensif dalam rancangan peraturan menteri ini akan kita akomodir dan kita lakukan sehingga nanti akan mengurangi kunjungan dari Jakarta terutama, kemudian nanti seperti apakah angkutan umum boleh masuk, itu nanti kita bahas lebih lanjut," katanya.

Pada intinya, kata Budi, peraturan menteri yang kini masih dibahas akan mengurangi mobilitas kendaraan khususnya dari Jakarta ke Puncak Bogor.

Ditambah pula faktor jumlah kendaraan di Indonesia yang jumlahnya terus meningkat.

"Karena kapasitas jalan sudah sangat tidak memenuhi, persimpangan juga tadi diminta ada penanganan khusus. Itu yang sedang kami lakukan," kata Budi.

Diketahui, Budi Setiadi berkunjung ke Cibinong, Kabupaten Bogor untuk bertemu dengan para perwakilan masyarakat Puncak Bogor yang turut memberikan masukan terkait ganjil genap di Puncak.

Pertemuan ini juga melibatkan Bupati Bogor, Dandim 0621 dan Kapolres Bogor.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved