Breaking News:

Berharap Pemkab Beri Solusi, Ini Alasan Warga Puncak Bogor Tolak Ganjil Genap

Warga Puncak Bogor atas nama Forum Puncak Ngahiji menolak penerapan ganjil genap (gage) di Jalan Raya Puncak.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Uji coba ganjil genap di Jalan Raya Puncak Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Warga Puncak Bogor atas nama Forum Puncak Ngahiji menolak penerapan ganjil genap (gage) di Jalan Raya Puncak.

Hal yang menjadi kekhawatiran mereka terkait hal ini adalah masalah perekonomian warga.

Para perwakilan warga ini pun diundang Bupati Bogor ke Pendopo Bupati di Cibinong untuk menyampaikan aspirasinya yang juga dihadiri Dirjen Hubdat Kemenhub, Kapolres Bogor, Dandim 0621 dan jajaran lainnya.

"Masyarakat belum menyutujui dengan adanya ganjil genap. Karena one way pun yang diterapkan kami sangat menderita," kata Juru Bicara Forum Puncak Ngahiji, M. Mukhsin kepada wartawan di Cibinong, Rabu (8/9/2021).

Dia mengaku bahwa para warga Puncak yang mencari nafkah dengan berdagang dan pelaku wisata juga sudah kesulitan selama sekitar 30 tahun karena pemberlakuan sistem satu arah atau one way.

Adanya ganjil genap, pihaknya meminta agar dampak di sektor perekonomian warga Puncak bisa ditekan.

"Jadi dengan adanya ditambahkan dengan ganjil genap ini, kami minta kepada pemerintah, harus dengan solusi. Karena di Puncak ini banyak sekali perekonomian pebisnis atau pedagang yang terganggu," kata Mukhsin.

Diketahui, aspirasi masyarakat Puncak ini didengar dan ditampung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor termasuk Kementrian Perhubungan untuk bahan kajian rencana ganjil genap Puncak Bogor yang saat ini masih dikaji.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved