Kabar Artis

Galau Dilarang Tampil di Televisi, Saipul Jamil Ngadu ke Hotman Paris, Reaksi Sang Pengacara Menohok

Kepada Hotman Paris, Saipul Jamil lantas bertanya perihal implikasi surat dari KPI tersebut terhadap karirnya.

Penulis: khairunnisa | Editor: Soewidia Henaldi
kolase Instagram
Dengar Saipul Jamil Ngadu soal Nasib Karirnya yang Dikecam, Hotman Paris Singgung KPI hingga Komnas HAM 

Namun, gara-gara surat dari KPI tersebut, Saipul Jamil mengaku dirinya mengalami kerugian.

Beberapa kontrak pekerjaan untuk Saipul Jamil mendadak dibatalkan pihak stasiun televisi usai surat dari KPI tersebut dibuat.

"(Saya) mengalami kerugian," akui Saipul Jamil.

Membaca dengan seksama isi surat dari KPI kepada televisi, Hotman Paris pun heran.

Kenapa Saipul Jamil seolah-olah tak punya hak tampil di televisi lagi.

Padahal tak ada putusan pengadilan yang melarang Saipul Jamil tampil di televisi usai bebas dari penjara.

Baca juga: Sederet Fakta Baru Pembunuhan Amalia, CCTV Depan Rumah Tuti hingga Unek-unek Yosef 7 Kali Diperiksa

"Saya bertanya-tanya. Saipul Jamil ini kan sudah menjalani hukuman dengan taat. Dan yang menjatuhi hukuman pengadilan, udah selesai. Sehingga menjadi pertanyaan, apa alasan seolah-olah dipertanyakan lagi kehadiran dari Saipul Jamil ini ke publik," ungkap Hotman Paris.

"Media TV jadi khawatir untuk mengundang Saipul Jamil di tv. Padahal putusan pengadilan tidak menghapuskan hak dia untuk masuk TV," sambungnya.

Karenanya melalui Hotman Paris, Saipul Jamil ingin penegasan dari KPI.

Apakah dirinya boleh tampil di televisi atau tidak.

Kalaupun tidak boleh, Saipul Jamil ingin tahu apa alasannya.

" Saipul Jamil perlu penegasan dari KPI, apakah dia boleh tampil di televisi ? Apa alasannya ?" tanya Hotman Paris.

Lebih lanjut, Hotman Paris pun menyinggung KPI dalam pernyataannya.

Pengacara ternama itu juga meminta Komnas HAM ikut menyoroti kasus Saipul Jamil tersebut.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved