Breaking News:

Wanita dari Mobil Silver Dicurigai Pembunuh Ibu dan Anak, Bungkusan di Tong Terendus Anjing Pelacak

Pergerakan wanita tersebut beriringan dengan waktu penemuan jasad Tuti dan Amalia Mustika Ratu.

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Youtube Fredy
jejak yang dicurigai dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Gerak-gerak seorang wanita dari mobil silver dicurigai dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Wanita dari mobil silver itu juga terekam CCTV membuang bungkusan ke tong sampah di tempat pencucian mobil, dekat lokasi pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu.

Pergerakan wanita tersebut beriringan dengan waktu penemuan jasad Tuti dan Amalia Mustika Ratu.

Polisi sendiri memperkirakan Tuti dibunuh sekitar pukil 23.00 - 24.00 WIB.

Sementara Amel dibunuh diperkirakan pukul 04.00 - 05.00 WIB.

Jasad Tuti dan Amalia Mustika Ratu baru ditemukan Yosef pagi harinya, skeitar pukul 07.00 WIB.

Satu jam sebelumnya, seorang warga, Ajat, melihat mobil Alphard hitam sedang parkir di rumah Tuti dan Amalia Mustika Ratu.

Lewat kuasa hukumnya, Rohman Hidayat, Yosef beralibi saat malam kejadian ia berada di rumah istri mudanya.

Pagi hari setelah sarapan surabi, Yosef membuat janji dengan seorang caddy golf.

Yosef lalu pulang ke rumah Tuti untuk mengambil stik golf.

"Pengakuan Yosef itu didukung dengan bukti percakapan pesan di ponsel antara Yosef dengan caddy golf sekitar pukul 06.30 lebih bahwa dia janjian dengan caddy golf.

Dia mau pulang dulu bawa stik golf yang disimpan di rumahnya di Ciseuti. Itu juga yang disampaikan dalam BAP," lanjut Rohman Hidayat.

Yosef memberi kesaksian pada Kapolres Subang AKBP Sumarni saat pertama kali menemukan jasad Tuti dan Amalia Mustika Ratu dalam bagasi mobil di rumahnya, Desa Jalan Cagak, Subang, Jawa Barat Rabu (18/8/2021)
Yosef memberi kesaksian pada Kapolres Subang AKBP Sumarni saat pertama kali menemukan jasad Tuti dan Amalia Mustika Ratu dalam bagasi mobil di rumahnya, Desa Jalan Cagak, Subang, Jawa Barat Rabu (18/8/2021) (Youtube Heri Susanto)

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga pada Senin (30/8/2021) menerjunkan anjing pelacak.

Saat itu anjing pelacak mengendus ke arah pencucian mobil di dekat rumah Tuti dan Amalia Mustika Ratu.

Kesaksian pegawai pencucian mobil, anjing pelacak mengendus tong sampah yang ada di depan.

Setelah ditelusuri lewat CCTV yang ada di depan pencucian mobil, menurut pegawai, ada pergerakan yang mencurigakan dari sebuah mobil silver di hari pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu, Rabu (18/8/2021).

Sekitar pukul 07.00 WIB, sebuah mobil silver terlihat berhenti depan pencucian mobil.

Lalu turun seorang wanita membawa bukusan kresek.

Wanita itu lalu membuang bungkusan tersebut ke tong sampah depan pencucian mobil.

tong sampah yang diendus anjing pelacak dalam pengungkapan kasus pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu
tong sampah yang diendus anjing pelacak dalam pengungkapan kasus pembunuhan Tuti dan Amalia Mustika Ratu (Youtube Fredy)

Pegawai pencucian mobil menerangkan, setiap hari sampah di tong tersebut dibakar olehnya.

"Mobil ke sini otomatis cuci, ini mah di depan, ada perempuan jalan di CCTV mah, gak tau buang apa," kata seorang pegawai pencucian mobil.

"Udah jadi areng kan tiap hari dibakar (sampahnya)," tambahnya.

Ia sendiri mengaku melihat wanita itu saat menyaksikan rekaman CCTV.

"Lihat saya mah perempuannya di CCTV, cuman gak begitu jelas. buang terus masuk lagi, cuma sebentar," katanya,

Soal ini, kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat mengaku tak tahu menahu.

"Wah gak tau, tanya penyidik aja," katanya.

Yosef pun, kata Rohman, tak pernah ditanyakan perihal temuan ini.

"Gak pernah ditanya juga," kata Rohman Hidayat saat dihubungi TribunnewsBogor.com.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago mengatakan dari 23 orang saksi yang diperiksa akan mengerucut untuk mengungkap pembunuh ibu dan anak di Subang.

Erdi mengatakan saat ini penyidik Polres Subang sedang mendalami hasil laboratorium forensik.

"Hasil laboratorium forensik sudah diterima oleh penyidik. Nah, saat ini sedang dilakukan pengembangan analisis," kata Kombes Erdi A Chaniago.

Erdi mengatakan dari hasil labfor Polisi juga melakukan pengembangan sesuai keterangan saksi.

Menurut Erdi, saksi yang akan kembali diperiksa pun mulai mengerucut.

"Penyidik dari Polres Subang itu akan memanggil beberapa saksi, tapi tidak semua dari saksi yang terdahulu, itu terkait dari hasil pengembangan laboratorium forensik serta data yang mendukung untuk dipanggil," katanya seperti dikutip dari Tribun Jabar.

Untuk sekadar mengingatkan, dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Polisi sudah memeriksa 23 orang saksi.

Dari 23 saksi itu termasuk juga Yosef, istri muda dan dua anaknya, kakak Amalia Mustika Ratu, hingga kakak dan keponakan Tuti.

"Total masih 23 saksi, cuman untuk yang sekarang ini kita ada pengerucutan,

beberapa saksi yang akan kita mintai keterangan dan memang beberapa hari yang lalu dan mungkin ada beberapa lagi yang terkait dengan hasil labfor," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved