Breaking News:

Soal Pembelajaran Tatap Muka, Pemkot Bogor Bakal Kembali Petakan Ulang

Dedie A Rachim mengatakan dari hasil pertemuan dengan sejumlah instansi, masih banyak pandangan lain dalam menggelar PTM.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Siswa SMPN 15 Kota Bogor saat mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah, Senin (31/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH -  Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bogor rupanya masih membuat sejumlah wali murid khawatir.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan dari hasil pertemuan dengan sejumlah instansi, masih banyak pandangan lain dalam menggelar PTM.

Menurut Dedie, pandangan tersebut bukan hanya soal penerapan protokol kesehatan di sekolah, tapi juga mulai dari perjalanan dari rumah hingga kembali.

" Mereka ingin memastikan bukan hanya area sekolah saja yang steril, berangkat dari rumah kemudian pulang tetap steril. Ini kan berat,  siapa yang  bisa menjamin dia naik angkot tetap steril. Sekolah udah punya tempat cuci tangan, isolasi sementara, jaga jarak pakai akrilik segala. Tapi dari rumah ke jalan itu yang mereka khawatirkan," kata Dedie A Rachim.

Menurut Dedie, dengan adanya kekhawatiran dan desakan tersebut maka harus ada formulasi lain untuk menggelar PTM.

"Harus dipetakan ulang. Siapa yang diberikan izin untuk tatap muka oleh orang tua maupun sekolah ," katanya.

Dedie mengatakan mungkin nanti akan diusulkan murid yang mengikuti PTM hanya bagi yang diantar orang tuanya saja.

Meski begitu, Dedie mengakui permintaan agar Pemkot Bogor menjamin keselamatan pelajar terbilang sulit.

"Sekolah ingin menjamin anak-anak aman sampai di rumah, berat yah," kata Dedie A Rachim.

Solusi lain untuk menjawab kekhawatiran tersebut, kata Dedie, yakni menunggu percepatan vaksinasi di Kota Bogor mencapai 100 persen.

"Seluruh stackholder di sekolah sudah divaksin. Oktober sudah semua divaksin, keraguan tadi bisa ditepis," kata Dedie A Rachim.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved