Breaking News:

Tinjau Langsung Liga 1 2021 di Stadion Pakansari Bogor, Menpora Apresiasi Komitmen Suporter

Zainudin Amali juga mengapresiasi komitmen suporter yang tidak datang memberikan dukungan secara langsung di stadion maupun menggelar acara nonton bar

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne
Menpora, Zainudin Amali saat meninjau penerapan prokes di Stadion Pakansari Cibinong 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali meninjau langsung pelaksanaan pertandingan kompetisi Liga 1 2021 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Zainudin Amali meninjau penerapan protokol kesehatan yang diterapkan, serta menyaksikan langsung pertandingan Arema FC vs Bhayangkara FC yang berakhir imbang 1-1.

Dalam kesempatan itu, Zainudin Amali meminta agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan secara ketat.

"Protokol kesehatan harus terus diterapkan dengan ketat agar keberlangsungan sepak bola tetap berjalan," ujarnya.

Zainudin Amali juga mengapresiasi komitmen suporter yang tidak datang memberikan dukungan secara langsung di stadion maupun menggelar acara nonton bareng.

"Kita patut memberikan apresiasi kepada seluruh suporter di Indonesia, karena sejauh ini suporter memegang teguh komitmen demi tetap berlangsungnya kegiatan kompetisi sepak bola di Indonesia," jelasnya.

Selain itu, Zainudin Amali mengaku kecewa atas insiden yang mencederai sportofitas di dunia olahraga khususnya sepak bola.

Zainudin Amali kecewa dengan aksi sepak bola kung fu yang dilakukan Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya saat laga uji coba AHHA Pati kontra Persiraja.

"Tentang kejadian yang sempat heboh kemarin, saya kira sepak bola ini sedang kita tata ke arah yang lebih baik, kita sekarang mendukung agar bola kepercayaan publik tumbuh di sepak bola Indonesia, ktika ada kelakuan-kelakuan tidak profesional dan tidak terpuji, kita harus tekankan attitude itu penting, intinya pembinaan kita itu tidak hanya soal skill saja tetapi juga menyangkut mental dan attitude," tegasnya.

Geram atas tindakan yang tidak terpuji tersebut, Zainudin Amali meminta kepada PSSI agar mempertimbangkan pemain yang nantinya masuk ke dalam Tim Nasional Indonesia.

"Saya udah menyaranan ke PSSI, dan terima kasih Komisi Disiplin sudah bersuara, ini akan diperlakukan sesuai aturan, bagi mereka yang main di kompetisi, semua pasti mau main di Timnas, kalau yang attitudenya jelek, tolong pertimbangkan mereka untuk masuk Timnas, kita butuh pemain Timnas dengan mental dan attitude yang bagus Timnas akan kita isi dengan pemain yang bagus semua," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved