Breaking News:

Jelang PTM, KPAID Kota Bogor Sosialisasikan Hasil Rekomendasi Rakornas KPAI

KPAID Kota Bogor melakukan sosialisasi rekomendasi hasil rakornas KPAI terkait persiapan PTM

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Mohamad Afkar Sarvika
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ketua KPAID Kota Bogor Dudih bicara soal PTM. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Jelang persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor melakukan sosialisasi rekomendasi hasil rakornas KPAI terkait persiapan PTM dan program vaksinasi anak 12 sampai 17 berbasis sentra vaksin sekolah.

Ketua KPAID Kota Bogor Dudih menyampaikan beberapa rekomendasi terkait rencana pelaksanaan PTM terbatas sehingga nantinya memiliki komitmen bersama terkait teknis pelaksanaan PTM.

"Nah jadi lembaga lembaga tekait ini juga memberikan rekomendasi terkait dengan PTM untuk itu kita melibatkan seluruh stalkholder turut hadir," ujarnya usai rakorda didampingi oleh Komisioner KPAID Kota Bogor Bidang Cybercrime dan Pornografi, Sumedi

Secara umum, kata Dudih, idealnya pelaksaanaan PTM dimulai ketika angka positif aktifnya berada di bawah 5 persen dan vaksinasi berada di atas 70 persen.

Sehingga, anak-anak yang belum menerima vaksinasi bisa terlindungi karena orang-orang di sekitarnya termasuk guru dan orang tuanya sudah mendapat vaksinasi.

"Bagi anak yang orang tuanya atau gurunya belum divaksin ya tidak kita rekomendasikan karena akan ada potensi besar timbulnya klaster baru Covid-19 ini yang kita tidak inginkan karena berkaca dari Juni Juli tahun ini kan puncak-puncaknya padahal kita sudah melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap sekolah-sekolah namun ketika kondisi tinggi sekali potensi ada berbagai pemularan covid akhirnya kita hentikan juga," ujarnya.

Di Kota Bogor, lanjut Dudih, vaksinasi di Kota Bogor tercatat sudah mencapai 70 persen dan vaksinasi tersebut menjadi salah satu indikator pendukung PTM.

"Nah ini kali kesekian kali untuk rencana PTM karena sudah mulai landai mudah-mudahan  positivity ratenya di bawah lima, jadi kita tetap saja kondsi gimana pun kita akan mengupayakan mulai bertahap, Insya Allah aka ada PTM di minggu ketiga di bulan ini di beberapa sekolah yang mendapat rekomendasi sampai dengan kita evaluasi bertambah terus sampai akhirnya menuju new normal," katanya.

Meski demikian, Dudih menyampaikan beberapa poin penting lainnya terkait PTM yakni dengan campaign 5Siap.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved