Breaking News:

Vaksinasi Baru 19 Persen, Pemkab Bogor Optimis Kejar Target Meski Nakes Terbatas

Dia menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor sementara ini hanya mampu melakukan vaksinasi sekitar 50 ribu orang perharinya.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
Dok. Pemkab Bogor
Bupati Bogor Ade Yasin 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Capaian vaksin Kabupaten Bogor sementara ini baru 1,6 juta dari target sekitar 4,2 juta jiwa atau 70 persen dari total penduduk Kabupaten Bogor.

"Sudah 19 persen ya, sekitar 1,6 juta," kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Jumat (17/9/2021).

Ade mengatakan bahwa melihat persentase ini memang capaiannya terkesan lambat, namun hal itu tidak demikian karena jumlah target vaksin Kabupaten Bogor ini lebih besar dibanding daerah lain.

"Kalau kita ini 20 persen, (sama dengan) di Kota Bogor 100 persen. Jadi jangan dilihat dari angka persentase, tapi jumlah penduduk. Kita ini sudah 1,6 juta," kata Ade.

Dia menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor sementara ini hanya mampu melakukan vaksinasi sekitar 50 ribu orang perharinya.

Hal ini terjadi karena Kabupaten Bogor terkendala jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang terbatas.

"Kalau 100 ribu per hari, nakesnya kurang. Jadi kita menggunakan nakes yang ada ditambah nakes dari Ikatan Dokter, Ikatan Bidan dan lain-lain nambah 600-an. Itu kita baru mencapai 50 ribu perhari," katanya.

Meski begitu, Ade tetap optimis target vaksin Kabupaten Bogor bakal tercapai akhir tahun 2021 ini.

"Kolaborasi semua pihak ya, Forkopimda, TNI, Polri, organisasi, masyarakat, partai juga dan sebagainya, ini kita lakukan terus percepatan. Jadi sehari itu kita minimal dapet 50 ribuan ya. Memang kalau kita hitung 50 ribu kali 3 bulan ya insya Allah tercapai target 70 persen di Desember," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved