Breaking News:

Wacana Punya Trem, DPRD Minta Pemkot Bogor Terbuka ke Publik

Saat ini wacana tersebut sudah sampai pada penyelesaian kajian Dokumen Studi Kelayakan Proyek  atau Feasibility Study (FS).

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto saat menanggapi rencana Pemkot Bogor membuat trem 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor memiliki wacana pembangunan moda transportasi massal menggunakan trem.

Saat ini wacana tersebut sudah sampai pada penyelesaian kajian Dokumen Studi Kelayakan Proyek  atau Feasibility Study (FS).

Hasil kajian FS tersebut dipamerkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto kepada Menteri BUMN.

Menanggapi rencana pemkot membangun trem Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto meminta Pemkot menyampaikan hasil kajian kepada publik.

"Kami melihat bahwa trem ini kajiannya belum disampaikan kepada publik seperti apa, hasil kajian tentu harus diuji oleh publik terkait keseiapan, kelayakan dan lain lain," ujarnya.

Atang berpedapat kalaupun seadainya pemerintah kota merasa bahwa trem menjadi solusi sistem transportasi masal di Kota Bogor pihaknya melihat bahwa anggaran dibutuhkan cukup besar.

"Dan anggaran yang kita miliki (APBD) tidaklah sanggup untuk kita tutupi dari anggaran yang kita miliki untuk membangun trem itu, jadi selama trem itu tidak menggunakan dana APBD dan itu ada pihak ketiga yang melakukan silahkan saja jalan tapi kami tetap akan meminta hasil ekpose uji kelayakan tersebut apakah memang benar benar memang dibutuhkan oleh masyarakat Kota Bogor," katanya

Atang menambahkan bahwa saat ini pembangunan trem bukanlah sebuah urgency yang perlu dilakukan.

Karena saat ini kata Atang masyarakat dj Kota Bogor belum membutukan trem.

"Iya karena situask kondisinya masih ada yang perlu diperbaiki, Bts baru akan diujicoba ini yang akan kita lihat dulu evaluasi apakah benar-benar jalan atau tidak," ujarnya.

Berkaca pada proyek kereta cepat Jakarta Bandung mata Atang harus ya pemerintah Kota Bogor mengambil pembelajaran dari situ dimana saat ini pembangunan kereta cepat juga memiliki anggaran yang tidak kecil.

"Artinya kita harus mendengar masukan dari para ahli para pakar dibidang transportasi jangan sampai kepakaran dan keahlian mereka tidak kita dengarkan," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved