Breaking News:

Berangkatkan 83 Atlet PON ke Papua, Bupati Bogor Ngaku Ingin Ikut, Tapi Berat di Ongkos

secara simbolis Bupati Bogor menyerahkan uang saku bagi lima perwakilan atlet Kabupaten Bogor yang akan bertanding di PON ke-20 Papua.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Bupati Bogor, Ade Yasin melepas sebanyak 83 atlet Kabupaten Bogor dikirim untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sebanyak 83 atlet Kabupaten Bogor dikirim untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Acara pelepasan atlet digelar di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, dipimpin Bupati Bogor Ade Yasin, Selasa (21/9/2021).

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bogor saya mengucapkan selamat berjuang kepada para pelatih dan atlet dalam arena PON XX Papua," kata Ade Yasin.

Di hadapan para atlet, Ade juga mengaku PON kali ini cukup jauh yakni di Papua.

Namun dari Bogor, dia mendoakan yang terbaik untuk para atlet.

"Pelaksanaannya ini jauh memang di Papua, inginnya saya juga ke sana, tapi terkendala ongkos yang mahal," kata Ade bernada canda direspon tawa tamu undangan.

Kemudian secara simbolis Bupati Bogor menyerahkan uang saku bagi lima perwakilan atlet Kabupaten Bogor yang akan bertanding di PON ke-20 Papua ini.

Ade juga mengaku menyiapkan hadiah bagi atlet yang berprestasi terutama yang berhasil mendapatkan medali emas namun nominalnya masih dia rahasiakan.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin menambahkan bahwa dalam pelepasan ini pihaknya melepas atlet, pelatih dan mekanik atau official asal Kabupaten Bogor yang akan memperkuat Provinsi Jawa Barat.

Namun sebagian atlet sudah berangkat lebih dulu ke Papua.

“Pada PON XX Papua, kita menyumbangkan atlet sebanyak 83 orang, pelatih sebanyak 11 orang, dan mekanik 2 orang. Total 96 kontingen Jawa Barat asal Kabupaten Bogor. Kabupaten Bogor termasuk tiga besar penyumbang atlet terbanyak setelah Kota Bandung dan Kabupaten Bekasi,” ungkap Junaidi Samsudin.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved